Danang dan Laksmita Abnon Jakarta Kepulauan Seribu 2013



Setelah mengikuti rangkaian pemilihan, akhirnya Danang Ajianto Andhi dan Laksmita terpilih sebagai Abang dan None (Abnon) Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2013 pada Grand Final di Balai Kesenian Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (2/6) malam.

Sementara, Wakil I Abnon Jakarta Kepulauan Seribu 2013 diraih Fakhran Erifhata Ta'arif dan Tria Aryati Rahma, Wakil II Dito Muharam dan Sarah Dinnia, Harapan I Andi Hakim dan Ukhriatul Ambiyah, dan Harapan II diraih Riyan Setya Anggana dan Chyntia Dewi serta Abnon Jakarta Kepulauan Seribu Favorit direbut Ridwan Afrizaldi dan Alissa Amira.

Abang Jakarta Kepulauan Seribu 2013 terpilih, Danang Ajianto mengaku bahagia dan tidak menyangka dirinya mampu menjadi yang terbaik dalam event tersebut. Dia berjanji akan melakukan banyak guna peningkatan promosi pariwisata Kepulauan Seribu.

"Ga nyangka bisa terpilih dan akan mewakili Kepulauan Seribu ke pemilihan Abnon Jakarta 2013. Saya akan memberikan yang terbaik nanti," janji Danang seraya mengatakan, Kepulauan Seribu memilik banyak potensi utamanya pariwisata dan hal itu harus dipromosikan.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Suwarto mengungkapkan, penyelenggaraan pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu bertujuan melestarikan Budaya Betawi dan mencari generasi mudah yang memeliki potensi untuk berprestasi.

"Diharapkan abang dan none yang baru terpilih ini mampu menjadi duta wisata dan mempromosikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata bahari di Kota Jakarta," ungkap Suwarto.

Plt. Bupati Kepulauan Seribu, Djunaidi usai menyerahkan tropi dan hadiah kepada pemenang mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi generasi mudah untuk membangun citra pariwisata bahari melaluli aspek-aspek budaya serta wisata bahari yang potensial. "Ini merupakan atraksi tahunan dan menjadi calender of event unggulan kabupaten kepulauan seribu," katanya.

Kegiatan, sambung dia, dikemas dengan nuansa budaya betawi sebagai aset budaya nasional dan nuansa kearifan lokal dengan nilai budayanya dikemas sesuai dengan kondisi modernitas masakini secara selaras dan harmonis. "Wisata Kepulauan Seribu harus terus dipromosikan dna Abnon juga berperan," tandasnya.