Dari Pengalaman, Tertantang Benahi Pulau Kelapa


Dibanding dengan lima wilayah kelurahan di Kepulauan Seribu, Kelurahan Pulau Kelapa dikenal penuh dengan masalah. Dari kepadatan penduduk, degradasi lingkungan, hingga masalah yang tak kalah pelik adalah prilaku masyarakatnya. Namun begitu, bagi Ismail masalah yang ada di pulau tempatnya mengemban amanah sebagai lurah adalah tantangan yang harus dicari jalan keluarnya.  

Pengalamannya yang juga pernah menjabat lurah di Pulau Panggang ini, masalah di Pulau Kelapa tak jauh berbeda. Karenanya, putra asli pulau ini selalu mengedepankan komunikasi dan membangun kebersamaan dengan warganya. “Kita ini orang pulau, ada cara untuk menyelesaiknnya,” ujar Ismail.

Menurut dia, membenahi dan menata Pulau Kelapa memang perlu tenaga ekstra. Kontur wilayah yang padat perlu ada resep yang jitu. Satu diantaranya dengan mengajak warga melakukan penghijauan dengan wadah didepan rumah. “Kita kasih contoh, sekarang di depan kantor lurah penuh dengan tanaman hijau. Itu agar warga meniru,” katanya.

Saat ini, kata dia, kebutuhan warga memang perlu dicari jalan keluarnya. Diantaranya, kebutuhan akan lahan makam yang belum ada. Selain itu, kebutuhan air bersih dan perbaikan jalan umum yang masih dalam upaya. “Kita terus berusaha, karena memenuhi kebutuhan warga adalah prioritas pemerintah,” tandsnya. [af]

JADILAH ORANG PERTAMA YANG MENGOMENTARI :



Dikirim oleh Kang Lintas pada 20.09. dan Dikategorikan pada , . Kamu dapat meninggalkan komentar atau pesan terkait berita / artikel diatas

PARA PENGGUNA JASA KAMI

2010 Lintas Pulau Seribu. All Rights Reserved. - Designed by Lintas Pulau Seribu