Main ke Kepulauan Seribu, Caranya Gampang


Kepulauan Seribu adalah destinasi yang hampir tak pernah sepi wisatawan. Inilah tempat terdekat warga ibukota yang ingin merasakan liburan di pulau. Cara untuk mencapainya pun gampang.

Ada banyak jenis kapal yang bisa traveler tumpangi, mulai dari kapal kayu hingga kapal jenis kerapu. Khusus yang ingin lebih segera sampai, Anda bisa naik kapal cepat.

Lokasi keberangkatan pun cukup banyak, mulai dari Muara Angke, Muara Kamal dan juga Pelabuhan Marina Ancol. Di Muara Angke, ada dua pelabuhan yang bisa traveler gunakan, yaitu pelabuhan lama dan pelabuhan baru atau Kali Adem.

Di Pelabuhan Lama Muara Angke, kapal yang tersedia adalah jenis kapal kayu. Kapal ini tersedia setiap hari dengan waktu keberangkatan pukul 07.00 WIB.

"Waktu itu datang jam 06.00 WIB ke Pulau Kelapa. Soalnya kan bareng orang-orang pulau juga, supaya nggak kehabisan tempat kita datang lebih pagi. Kalau nggak, kehabisan tempat yang enak," tutur salah seorang traveler Tika, kepada detikTravel, Selasa (14/5/2013).

Jika tidak ingin tertinggal, datanglah sebelum pukul 07.00 WIB. Bukan tanpa sebab, ini karena ada banyak orang yang ingin menumpang kapal kayu. Penumpang kapal ini bercampur antara penduduk asli pulau dengan wisatawan. Biasanya, mereka sudah datang sejak pukul 06.00 WIB.

Rute kapal yang tersedia di pelabuhan ini antara lain Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Tidung, Pulau Panggang dan Pulau Pari.

"Bayarnya sih Rp 30.000/orang," imbuh Tika.

Kalau Pelabuhan Lama Muara Angke khusus kapal kayu, Pelabuhan Kali Adem untuk KM Lumba-lumba dan Kerapu. Untuk KM Lumba-lumba, traveler diminta membayar sedikit lebih mahal dari kapal kayu, yaitu Rp 40.000-50.000/orang. Harga ini tergantung tujuan.

Ada dua lintasan yang dilalui KM Lumba-lumba. Lintasan pertama adalah Muara Angke, Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka dan Pulau Tidung. Lintasan kedua adalah Muara Angke, Pulau Untung Jawa dan Pulau Tidung.

Selain KM Lumba-lumba, kapal lain yang juga tersedia di Pelabuhan Kali Adem adalah Kerapu. Berbeda dengan Lumba-lumba yang hanya tersedia pukul 07.00 WIB, Kerapu tersedia dalam dua waktu, yaitu pukul 07.00 dan 13.00 WIB.

"Kerapu itu asyik, cepat, tapi lumayan ngeri juga. Bayarnya Rp 50.000/orang tambah Rp 2.000 untuk asuransi," kata traveler bernama Ivan.

Harga tiket kapal ini sama seperti Lumba-lumba. Hanya saja, pilihan rute untuk kapal Kerapu lebih banyak, yaitu ada 4 lintasan. Lintasan pertama adalah Muara Angke, Pulau Untung Jawa, Pulau Pramuka dan Puau Kelapa (PP).

Untuk traveler yang ingin ke Pulau Pari bisa menggunakan Kerapu lintasan dua. Kapal ini akan berlayar dari Muara Angke, Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan Pulau Kelapa (PP).

Selanjutnya, yang ingin ke Pulau Tidung bisa menggunakan Kerapu di lintasan tiga. Lintasan ini melalui Muara Angke, P Untung Jawa, P Lancang, P Payung dan P Tidung (PP).

Lintasan terakhir yang dilalui Kerapu adalah lintasan empat. Di sini, traveler akan diantar dari Muara Angke menuju P Untung Jawa, P Lancang, P Pari, dan terakhir ke P Pramuka.

Nah, untuk Anda yang ingin naik kapal yang lebih cepat bisa naik kapal cepat di Dermaga Marina Ancol. Kapal ini rutin ada mulai pukul 08.00 WIB. Tujuannya adalah P Untung Jawa, P Pramuka, P Kelapa, P Harapan, P Tidung dan P Pari.

Salah satu kapal yang berangkat dari Marina Ancol adalah kapal tujuan Pulau Bidadari.

"Biayanya Rp 300.000/orang, bisa berangkat dari Dermaga Marina Ancol, dermaga 17," tutur Ayu karyawan di Pulau Bidadari.

Traveler bisa naik kapal ini pada pukul 11.00 WIB dan kembali menuju Ancol pada pukul 18.00 WIB. Namun, untuk bisa naik Anda harus booking H-3 sebelum keberangkatan.

"Untuk ke Bidadari sekitar 30 menit saja. Kapal kita kapal cepat yang aman kok," jelas Ayu.

Jika kapal-kapal yang disebut di atas adalah kapal yang biasa digunakan sebagai angkutan umum, Anda juga bisa menyewa kapal. Saat ini ada banyak operator wisata yang menyediakan jasa penyewaan kapal.

Kapal sewaan ini cocok untuk Anda yang liburan dengan rombongan. Beberapa jenis kapal yang disewakan adalah KM Miss Lee. Kapal ini cukup untuk 35 orang penumpang. Harga sewanya berkisar mulai dari Rp 1,4-12 juta/kapal tergantung tujuan.

Tak hanya KM Miss Lee, kapal lain yang juga bisa disewa adalah KM Zevolution. Kapal ini cukup untuk 37 orang penumpang. Harga sewanya mulai Rp 3,6-9 juta tergantung tujuan.

Ternyata, masih ada banyak lagi kapal sewa yang bisa Anda gunakan, seperti KM King of Birdnest, Predator 1,2 dan 3, KM Mangala 30, KM Vincent dan KM Theresia. Kisaran harganya pun tidak jauh berbeda dengan dua kapal sebelumnya.

Yang asyik dari kapal sewa ini adalah fasilitasnya. Setiap kapal dilengkapi dengan ruangan AC, toilet dan bahkan LCD televisi.

Nah, untuk beberapa orang yang memiliki kapal pribadi, bisa berangkat dari Pelabuhan Marina Batavia. Inilah titik awal perjalanan wisatawan yang menggunakan kapal mewah.

*tulisan merupakan kutipan dari situs http://travel.detik.com