Satriadi Ingin Pulau Pari Seperti Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa


Meski Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan, saat ini telah menjadi kawasan wisata pemukiman andalan di Kepulauan Seribu, hal itu belum membuat Satriadi Gunawan puas. Orang nomor satu di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang akrab di sapa "Billy" ini, terus berupaya agar satu wilayah kelurahan lagi yakni Pulau Pari turut menjadi kawasan pemukiman yang diminati pengunjung wisata.



Maka tak berlebihan, Billy yang pada 18 November nanti merayakan hari ulang tahun yang ke 40 ini menggenjot segala potensi wisata Pulau Pari dan Pulau Lancang agar menarik minat wisatawan. Meski begitu, perhatiannya kepada Pulau Tidung dan Pulau Untung Jawa tetap tinggi. Terbukti, dia selalu fokus membenahi infrastruktur pendukung wisata di kedua pulau yang dikunjungi tak kurang seribu orang perpekan dan lebih dari tiga ribu wisatawan bila hari libur panjang (long weekand).



Hal serupa juga ingin diwujudkan di Pulau Pari dan Pulau Lancang, karena menurut suami dari Mala Satriadi yang mengagumi legenda musik pop Almarhum Michael Jackson ini, aktivitas pariwisata secara tidak langsung mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat di tengah merosotnya hasil tangkapan ikan nelayan yang menjadi mata pencarian kebanyakan masyarakat Kepulauan Seribu.



"Pulau Pari dan Pulau Lancang memiliki potensi wisata yang tidak kalah dengan Pulau Untung Jawa dan Pulau Tidung. Karena itu, kita akan terus memoles hingga menjadi kawasan wisata andalan selanjutnya di Kepulauan Seribu," ungkap ayah dari Qonitah Nurkania Gunawan (1 Tahun) ini saat berbincang dengan beritapulauseribu.com belum lama ini.



Sejumlah strategi telah disiapkan untuk mewujudkan obsesinya itu, bersama lurah Pulau Pari, Astawan Husin, Billy menggagas kawasan wisata relegi di Pulau Pari yang kini mulai menggoda wisatawan untuk datang dengan eksotika kawasan wisata Pantai Pasir Perawan. Sementara di Pulau Lancang, sejak awal dia fokus dengan pengembangan wisata kuliner dan wisata mancing. "Keduanya memiliki potensi yang berbeda dan itu menjadi modal utama," kata Billy.



Tenang Dalam Menghadapi Masalah Kemasyarakatan



Pembawaan yang tenang dan bijak dalam menghadapi masalah menjadi ciri khas lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) angkatan 1993 ini. Bersama tiga lurah bawahannya dia membangun kesepahaman dalam menghadapi konflik hoizontal bila terjadi ditengah-tengah masyarakat. Karenanya, dia selalu mendekatkan diri kepada masyarakat untuk langsung mendengar aspirasi yang berkembang.



Seperti masalah keluhan warga terkait pemadaman listrik PLN, Satriadi berupaya bertindak cepat untuk mencari jalan keluar yang terbaik. Bersama jajaran pihak terkait, mantan Lurah Pulau Pari ini melakukan pendekatan emosional kepada warga dengan menjelaskan segala faktor yang menjadi penyebabnya. "Bukan hanya menjelaskan, kita juga harus mencari jalan keluar yang terbaik. Dan syukurlah, bantuan genset adalah jalan keluar yang terbaik menunggu PLN kembali beroperasi," katanya.



Dikalangan sejawat baik di jajaran Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu maupun di kalangan rekan sesama lulusan STPDN, camat satu ini dikenal humoris dan pintar menyenangkan orang lain. Lulusan Strata Dua Ilmu Pemerintahan di Universitas Satyagama ini dikenal ulet dan selalu bekerja keras untuk mewujudkan obsesinya. Buktinya, kemajuan pariwisata pemukiman di Kepulauan Seribu Selatan secara tidak langsung sebagian adalah buah dari kerjanya.



Mengedapan SDM Masyarakat Pulau



Satu lagi yang menjadi kelebihan pejabat yang senang menggunakan topi ini adalah selalu mengutamakan dan mengedepankan SDM pulau dalam tiap program pembangunan di wilayahnya. Tak segan, dia mengajak pemuda-pemuda pulau ambil bagian dalam pekerjaan proyek kecamatan. "Prinsipnya, ini adalah Kepulauan Seribu dan siapa lagi yang harus membangun kecuali masyarakat pulau," ucapnya.



Dia mengakui, dirinya dan atau rekan lain yang mengabdi dan menjalankan tugas di Kepulauan Seribu adalah bagian dari amanah yang memiliki batas waktu. Menurut penghobi olahraga bersepeda ini kapan saja dia dipindahtugaskan ke wilayah lain. "Jadi, seperti yang selalu diutarakan Pak Ludfi (Bupati Keplauan Seribu sekarang), kita harus mencurahkan segala kemampuan untuk kemajuan Kepulauan Seribu dan kesejahteraan masyarkatanya," tuntas Satriadi Gunawan. (Furqon)