Kamis, 24 Oktober 2013

Kontraktor Pembuat Gorong-gorong di Pulau Kelapa akan Ditegur


"Setelah mendapat laporan langsung saya cek lapangan, memang sumur warga bau dan untuk sementara warga saya larang memanfaatkan air sumurnya," jelas Astawan Husen, Rabu (23/10). 

Menindaklanjuti keluhan warga RT 03 dan 04 Kelurahan Pulau Kelapa, Kepualuan Seribu Utara terkait pembuatan gorong-gorong yang menyebakan sumur warga berbau, Lurah Pulau Kelapa Astawan Husin bergerak cepat. Dia meminta Sudin Perumahan dan Gedung Pemerinta yang empunya proyek menegur kontraktor gorong-gorong tersebut.


"Setelah mendapat laporan langsung saya cek lapangan, memang sumur warga bau dan untuk sementara warga saya larang memanfaatkan air sumurnya," jelas Astawan Husen, Rabu (23/10).

Dikatakannya, hasil dari lapangan sebagaian besar rumah warga yang dilalui gorong-gorong itu, sumurnya berbau. "Yang pasti jumlahnya belum ada, tapi warga yang mengeluh sumurnya bau mencapai puluhan. Saya sudah kontak Sudin Perumahan dan Gedung Pemerintah dan akan segera memeriksan proyeknya," tegasnya.

Sementara salah seorang warga, Selamet (35) menuturkan, setelah mendapat laporan warga, bersama sejumlah aparatur kelurahan, lurah langsung melakukan pemeriksaan ke lapangan. "Pak lurah langsung turun ke lapangan dan sepertinya ada orang Sudin Perumahan juga," tuturnya.

Sejauh ini, sambung dia, respon pihak kelurahan sudah tepat dan memang warga sudah hampir satu bulan mengeluhkan kondisi air sumur yang bau sejak ada proyek pembuatan gorong-gorong itu. "Warga masih menggunakan air sumur untuk keperluan sehari-hari, Jadi, kalau airnya bau, mereka kesulitan," tuntasnya. [Afriyani Aldin]

Label: , ,