Tak Bisa Diving? Snorkeling Saja!

Kalau kita ke Kepulauan Seribu, entah kita menginap di resor atau di homestay atau mungkin kita hanya sekedar "day trip" saja, dan ingin melihat suasana bawah laut, kita tak perlu memiliki keahlian menyelam. Kita bisa menikmati alam bawah laut dengan cara snorkeling.

Apa sih sebenarnya snorkeling ini? Menurut wikipedia, snorkeling (ejaan dalam bahasa Inggris Snorkelling) adalah praktek berenang di permukaan air yang dengan dilengkapi sebuah kacamata selam (diving mask) yang terdapat sebuah snorkel atau semacam corong untuk bernapas, dan mungkin kaki katak (swimfin). Terkadang perlu memakai wetsuit (semacam baju karet ketat) agar tubuh tetap hangat dan menghindari sengatan ubur-ubur.
Snorkeling ini sendiri, lebih bersifat rekreasi, terutama di wilayah laut yang memiliki keindahan bawah laut, termasuk di Kepulauan Seribu.
Untuk bisa snorkeling, tentunya kita harus bisa berenang, atau paling tidak bisa mengapung di atas air. Tapi kalau kita tidak bisa berenang tapi ingin menikmati keindahan bawah laut dengan snorkeling, kita bisa memakai pelampung berupa jaket/ rompi.

Tak usah khawatir karena kita dikawal oleh pemandu sehingga kita perlu tidak khawatir. Nah kalau kita tidak memiliki alat, di sejumlah di Kepulauan Seribu, memiliki dive shop yang menyewakan kacamata selam lengkap dengan snorkelnya hingga kaki katak. Bermodalkan Rp 35.000 - Rp 50.000 kita bisa menyewa alat snorkel ini seharian penuh (24 jam).

Sebelum snorkeling, bagi yang belum pernah melakukannya, kita harus belajar dahulu terutama untuk teknik bernapasnya. Karena kita harus bernapas melalui mulut. Yang jelas kita akan diajari bagaimana caranya oleh sang pemandu snorkeling. Mau mencoba ?