Jumat, 18 Oktober 2013

Tips Merawat "Fishing Reel"



Usai memancing, biasanya kita langsung mengepak peralatan pancing ke dalam wadah penyimpan alat pancing entah itu berupa tas atau mungkin box. Sesampai di rumah, kita dengan cueknya langsung meletakkan alat pancing kita.

Salah satu alat pancing utama adalah "reel" atau ril atau penggulung. Tanpa ril tentu saja sulit mendapatkan ikan besar dengan kenur kecil. Fungsi dari ril tentu sangat membantu, baik dalam melontar umpan, merata kenur, hingga memenangkan pertarungan dengan ikan. Lantaran banyak fugsinya, maka keberadaan ril perlu perawatan agar ril anda bisa tahan lama. Berikkut 8 langkah merawat ril.

1. CUCI RIL USAI MANCING Agar ril anda tetap oke sebaiknya cucilah ril anda usai mancing. Cucilah dibawah kran yang dibuka kecil. Ara ini efektif untuk menghilangkan debu, pasir dan umpan yang menempel. Keringkan ril dengan menggoyangkannya dan mengelapnya dengan kain lap.

2. PERIKSAAN RUTIN Pemeriksaan rutin ternyata bukan hanya untuk mobil atau motor saja tapi ril pun demikian bila ingin awet. Pastikan handel berputar lancar kalau perlu kasih pemulas.

3. PERIKSA RODA PENGGULUNG 
Roda pengulung (line roller) yang bagus bila berjalan lancar. Bila roda penggulung macet maka bisa menyebabkan permukaan roda cat sehingga kenur yang dilewatinya mudah cacat sehingga kenur mudah putus.

4. PERIKSA REM REEL
Untuk memeriksa rem ril (drag) ril, langkah pertama buka knob drag ke kanan hingga mati, lalu putar spul untuk membentuk mekanisme drag masih bekerja. Keping elemen drag basah, berkarat, atau terkena minyak umumnya membuat spu/tetap berputar walau drag terpasang penuh.

5. BONGKAR ELEMEN DRAG
Jika mekanisme drag mati maka tindakan selanjutnya adalah membongkar elemen drag. Caranya, lepas spulnya dengan memutar knob drag ke arah kiri. Lepaskan kawat penguncinya. Satu persatu lepas elemennya dan hafalkan urutannya. Cuci dengan air dan sabun, lalu keringkan. Bila ada salah satu yang cacat lebih baik gantilah seluruh kampas drag (washer). Jika lempeng metal (key washer dan aered washer) berkarat, rendam dalam minyak tanah atau semprotkan WD-40 dan buang karatnya dengan amplas halus. Setelah dikeringkan, lapiskan pelumas khusus untuk drag tipis-tipis setiap keping elemen drag, lalu pasang seperti semula.

6. PERIKASA ANTI-REVERSE
Jika roller bearign terkena pelumas, anti-reverse-nya sering kali tidak dapat menunci sehingga ril perlu diservis.

7. PERLU PEMERIKSAAN BERKALA
Untuk memastikan apakah ada pelumas yang mengumpal atau terdapat kotoran dal kail, maka anda perlu membongkar ril anda secara berkala. Untuk membongkar anda harus menyiapkan skema ketika anda membelinya. Siapkan piranti yang mendukung seperti obeng + dan -, tang penjepit, dan kunci pas nomor 14 untuk membuka rotor. Lepaskan spul hendel dan rotor lalu sisihkan.

8. PERIKSA GEMUK
Jika didalam ada minyak gemuk yang mengumpal berarti ril telah aus dengan kondisi parah. Buang gemuk dengan kuas dan minyak tanah lalu, periksa semua kondisi perangkat ril. Bila ada ball bearing atau gear rusak segera ganti. Bila bearing anti-reverse masih bagus jangan dibongkar atau diberi gemuk. Jika bearing anti-reverse-nya rusak ganti saja yang baru. (IFT/Mancing Mania/Kang Lintas)

Label: ,