Manisan Cermai Pulau Seribu, Mak Nyus


Mungkin anda sering memakan buah cermai (Phylanthus acidus) tentu rasanya pun sangatlah asam. Nah, jika anda berkunjung ke lokasi-lokasi wisata pemukiman di Kepulauan Seribu anda akan menjumpai manisan buah cermai. Rasanya sangat berbeda dengan aslinya, nuasa asam bercampur manis saat kita mencicipinya.

Buah cermai adalah tanaman dari pohon perdu berkayu, buah cermai berukuran bola bekel dengan pinggiran berbiku-biku. Buahnya hijau saat muda dan berangsur kekuningan ketika matang. Jenis pohon ini banyak tumbuh di Kepulauan Seribu sehingga masyarakat membuat buahnya menjadi manisan.


Cara membuat manisan cermai pertama Larutkan gula, pewarna makanan, dan garam. Kemudian, buah di campur dan aduk dengan larutan hinga merata. Lalu, rebus di air panas selama 10 menit. Saat dimasak, sesekali di aduk hingga gula mengental. Angkat dan Jemur manisan cermai selama beberapa hari hingga lapisan gula agak mengering.


Simpan di wadah kedap udara dan terhakhir masukan manisan kedalam bungkus kemasan sehingga menarik. Manisan ini biasnya di jual di Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, dan Pulau Tidung. Harganya pun relatif sangat murah hanya Rp 5 ribu perbungkusnya dan Rp 15 ribu bila dikemas di toples.


Buah cermai ini pun sangat baik untuk mencegah kanker kolon dan membantu mengatasi sembelit. Buah ini mengandung vitamin C dan beragam mineral penting lainnya yang bermanfaat sebagai antioksidan. Panas dalam dan sariawan juga bisa di atasi dengan mengkonsumsi buah cermai. (Kang Lintas)