Pulau Panggang dan Kelapa Jadi Target Program Rumah Deret

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menargetkan Kelurahan Pulau Panggang dan Kelurahan Pulau Kelapa akan menjadi lokasi pelaksanaan program rumah deret. Keduanya merupakan pulau pemukiman terpadat dari 11 pulau berpenduduk di Kepulauan Seribu.

"Pertama akan kita garap di Pulau Panggang, kepadatannya luar biasa dan harus segera dibenahi dengan membangun rumah deret," ujar Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin, Minggu (27/10/2013).

Menurutnya, rumah atau kampung deret yang merupakan salah satu program gubernur dapat menjadi solusi mengurai kepadatan penduduk di pulau-pulau tersebut. "Dalam waktu dekat ini kita akan sosialisasikan ke masyarakat, saya berharap mereka merespon dengan baik," katanya.

Selain membangun rumah deret, kata Asep, di Pulau Panggang juga membutuhkan ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan sebagai lokasi bermain dan iteraksi warga. "Itu sangat dibutuhkan, kondisi pulau ini sudah sangat menghawatirkan. Degradasi lingkungan yang terjadi karena minimnya ruang terbuka hijau," jelas Asep.

Sementara, menurut bupati, untuk di Pulau Kelapa pembangunan rumah deret dapat menjadi alternatif kebutuhan tempat tinggal warga yang selama ini melakukan kegiatan reklamasi secara brutal. "Pengurukan yang dilakukan berdampak negatif terhadap lingkungan, itu harus dicegah dan alternatifnya adalah pembangunan rumah deret," katanya.

Tokoh pemuda dan aktivis sosial masyarakat Pulau Panggang, Muhammad Fakhri mengatakan, dirinya sangat mendukung pelaksanaan program rumah deret tersebut. Menurut dia, sudah saatnya masyarakat Kepulauan Seribu khususnya di Pulau Panggang dan Pulau Kelapa berpikir kedepan.

"Mau jadi apa pulau ini kalau tidak ada pembenahan. Pulau padat dan lingkungan yang tidak sehat justru akan mengurangi kualitas kehidupan. Saya sangat mendukung program itu," tegasnya. [Afriyani Aldin]