Kamis, 07 November 2013

Pulau Sebira Butuh Tambahan Tenaga Medis dan Guru


Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan, Pulau Sebira, RW 03 Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, membutuhkan tambahan tenaga medis dan guru. Kedua pelayanan tersebut di pulau terjauh di gugusan Kepulauan Seribu ini dinilai masih kurang.

"Kami membutuhkan tambahan tenaga medis, yang ada saat ini belum optimal melayani kesehatan warga," kata Nabah, Tokoh Masyarakat yang juga Kepala SD dan SMP Satu Atap Pulau Sebira, Minggu (27/10/2013).

Selain penambahan tenaga medis, menurut Naba, kelengkapan fasilitas kesehatan juga harus ditambah. "Itu juga penting, Pulau Sebira jauh dari daratan Jakarta dan pulau-pulau lainnya. Jadi kita berharap ada kelengkapan fasilitas medis yang dibutuhkan warga," harapnya.

Ditambahkannya, penambahan tenaga pengajar atau guru juga diperlukan. Pasalnya, sembilan dari 12 tenaga pengajar mengabdi di SD dan SMP satu Atap masih berstatus honor. "Yang PNS hanya kepala sekolah dan wakil. Yang lainnya honor. Kami berharap mereka diprioritaskan menjadi PNS," ungkap Naba.

Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin, dalam lawatan ke Pulau Sebira tengah pekan ini berkesempatan menyerahkan Kartu Jakarta Sehata dan Kartu Jakarta Pintar kepada warga yang berhak menerima. Dia mengaku akan menjadikan usulan warga sebagai bahan referensi pemerataan pembangunan di Kepulauan Seribu.

"Meski lebih dekat dari daratan Belitung dan Lampung, Pulau Sebira ini bagian yang tak terpisahkan dari Jakarta. Karena itu, hak warga pulau ini sama dengan hak warga Jakarta lainnya. Saya pasti akan akomodir usulan dan permintaan warganya," tegas Asep. [Ahmad Zarkasih]


Sumber :  http://beritapulauseribu.com

Label: , , , ,