Kamis, 07 November 2013

Wisatawan di Pulau Untung Jawa Disuguhi Kesenian Betawi


Untuk terus memacu kunjungan wisata dan menjaga kelestarian seni budaya Betawi, Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kepulauan Seribu menggelar atraksi seni dan budaya Betawi di Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sabtu (2/11/2013) kemarin.

"Kita ingin seni dan budaya betawi menjadi suguhan khusu bagi wisatawan yang datang ke Pulau Seribu," ujar Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Suwarto.

Dikatakannya, kebudayaan masyarakat Kepulauan Seribu tidak terlepas dari peran tradisi masyarakat Betawi di Jakarta. Atraksi kesenian, seperti tari, lenong dan tanjidor merupakan identitas budaya Jakarta yang harus terus terjaga dan dilestarikan.

"Saat ini Kepulauan Seribu adalah satu dari enam wilayah administratif di Jakarta. Jadi, budaya dan tradisi yang harus terjaga adalah Betawi," jelasnya.

Selain menampilkan seni tari Betawi, menurut Suwarto, pagelaran itu juga menampilkan seni peran lenong yang menampilkan sejumlah komedian cukup terkenal saat ini. "Itu sisi hiburannya, warga dan wistawan banyak yang menyaksikan," katanya.

Salah seorang pengunjung wisata asal Pasar Kemis, Tangerang, Banten, Rahayu mengaku terhibur dengan pagelaran seni dan budaya tersebut. Dia mengatakan, tradisi buaya Betawi tidak jauh berbeda dengan budaya masyarakat Banten. "Hampir sama dan kita menikmati liburan ini," ujarnya.

Sementara Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin menyambut pagerlaran seni dan budaya Betawi yang dilaksanakan Sudin Parbud Kepulauan Seribu. "Harus terus di jaga, karena kebudayaan bisa menjadi modal kepariwisataan kita," katanya singkat. [Ahmad Furqon]

Label: , ,