Fasilitas Bak Sampah Di Pulau Pramuka Masih Kurang


Minimnya fasilitas tempat pembuangan sambah membuat derma Pulau Pramuka dipenuhi sampah, ceceran sampah ini pun dapat mengurangi panorama keindahan Pulau Pramuka, yang terletak di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.

Tak heran, jika tumpukan sampah ini juga membuat wara dan para pedagang yang berada di sekitar dermaga mengeluhkan hal tersebut.

Paijo (40) salah seorang pedagang keliling mengaku, sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Terlebih, Pulau Pramuka ini merupakan pusat pemerintahan Kabupaten sehingga banyak wisatawan yang berminat untuk mengunjungi pulau tersebut.

"Saya bangga dengan keindahan Pulau Pramuka, namun kenapa tempat sampah sangat minim, akibatnya banyak sampah disana-sini," ungkap Paijo pedagang keliling asal Jawa Tengah kepada beritapulauseribu.com. Selasa (3/12/2013).

Oleh karena itu, dia berharap agar pihak terkait dapat segera memperhatikan hal tersebut, sehingga kedepanya tidak adalagi tumpukan sampah yang tercecer dimana-mana. "Harus segera diatasi, soalnya ini bisa menggangu kenyamanan warga dan pengunjung yang akan berwisata ke sini," jelasnya.

Hal serupa juga diungkapan oleh Marcel (23), pemuda yang masih tercatat sebagai mahasiswa  BSI ini, mengkritik, agar sebaiknya instansi terkait lebih meningkatkan fokus permasalahan yang bisa membawa nama baik pulau, dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa pentingnya menjaga kelestarian alam salah satunya tidak membuang sampah disembarang tempat.

"Harus diadakan sosialisi untuk masyarakat, pemilik travel, bahwa keindahan alam ini patut kita jaga bersama-sama," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Kepulauan Seribu Utara, Heriyanti mengakui bahwa saat ini memang masih terjadi kekurangan tempat sampah. Menurutnya,  minimnya tempat sampah ini karena terbatasnya anggaran dan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Di samping itu, dia mengatakan Kesadaran masyarakat untuk selalu hidup bersih harus digalakkan. Baik tokoh masyarakat dan PKK harus berperan aktif dalam kegiatan membersihkan lingkungan. "Pada dasarnya bagaimana masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungan, kesadaran masyarakat perlu ditingkatkan lagi," ungkapnya.

Dia berharap dengan diberlakukanya Perda Nomor 3 Tahun 2013 tentang Pengelolaan dan Pelarangan Sampah dapat dipatuhi masyrakat, sehingga tidak ada lagi masyrakat yang membuang sampah disembarang tempat. "Aturanya sudah ada, sanksinya juga sudah jelas, semoga saja apa yang kita terapkan bisa membantu untuk menjadikan masyarakat Pulau Seribu peduli kebersihan lingkungan," tutupnya. [Afriyani Aldin]


Sumber : http://beritapulauseribu.com