Cuaca Ekstrim, Transportasi Laut di Pulau Seribu Terhambat


Pelayaran kapal angkutan penumpang KM Bina Karya dari pelabuhan Muara Angke menuju Pulau Pramuka Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kamis (16/1/2014) terhambat lantaran cuaca ekstrem yang melanda perairan Kepulauan Seribu.
 
Akibatnya, kapal yang membawa puluhan penumpang itu pun terhambat dan terlambat tiba di pelabuhan Pulau Pramuka. "Akibat Cuaca buruk, mengakibatkan transportasi laut terhambat. Kapal-kapal yang tiba ataupun akan berangkat menjadi terlambat. Begitupun dengan jadwal kedatangan KM Bina Karya ke Pulau Pramuka terlambat tiba," ujar Beton nahkoda kapal KM Bina Karya, kepada beritapulauseribu.com.


Demi keselamatan penumpang, lanjut dia, nahkoda pun lebih memilih untuk memutar haluan dan mampir ke pulau Onrust. "Waktu berangkat tadi cuacanya agak sedikit tenang. Ternyata ketika jauh berapa kilo meter dari pelabuhan muara angke cuaca berubah memburuk terpaksa kapal mampir ke pulau terdekat yaitu pulau onrust," katanya.

Dia menambahkan, kapal akan kembali diberangkatkan, apabila cuaca sedikit membaik dan aman untuk pelayaran. "Kami tidak ingin mengambil resiko. Keselamatan penumpang dan keselamatan pelayaran tetap yang utama," tegasnya.

Sementar itu, Isti (21), salah seorang penumpang mengatakan, ektrimnya cuaca diperairan Kepulauan Seribu ini mengakibatkan dirinya mabok laut, lantaran merasakan gelombang yang begitu tinggi. "Biasanya tidak mabok laut, sekarang jadi mabok, ombaknya gede banget, mudah-mudahan selamat sampai tujuan, amin," harapnya.