Tingkatkan Perekonomian, Nelayan Banting Setir Jadi Pengrajin Souvenir


Merasa kurang puas dengan pendapatan sebagai seorang nelayan, Kadir (47) warga Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan kepulauan Seribu Utara terpaksa harus banting setir dari profesi lamanya sebagai nelayan menjadi pengrajin souvenir yang terbuat dari kerang laut.

Menurut bapak empat anak ini, sejak menjadi seorang nelayan, ia merasa tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk keluarga. Ia pun terpaksa harus memutar otak untuk mencari jalan keluar agar bisa memperbaiki taraf hidup yang layak.  Berbekal modal secukupnya dan kemampuan yang dimilikinya, Kadir pun akhirnya terjun ke dunia pembuatan souvenir berbahan baku dari kerang laut.

"Jangankan untuk nabung, buat makan sehari-hari saja kadang-kandang tidak cukup, tapi  Alhmadulillah, sejak mulai bisnis ini perekonomian kami mulai membaik," tutur Kadir saat ditemui beritapulauseribu.com, Rabu (05/02/2014).

Kadir menjelaskan, untuk memasarkan hasil kerajinan tanganya ini, selain dijual di Pulau Seribu untuk cindera mata para wisatawan, prakarya kerajanan tanganya juga di pasarkan di luar Pulau. Biasanya,  Kadir menitipkan beberapa hasil kerajinan tanganya ini kepada anakya yang tengah mengenyam pendidik di sebuah perguruan tinggi di Jakarta.

"Biasanya saya titipkan kepada anak kami yang masih duduk di bangku kuliah,  lumayan juga semakin hari pelanggan dan pesanan terus bertambah, jadi bisa buat tambah-tambah kebutuhan anak saya, " terangnya.

Rencananya, jika hasil prakarya ini bisa menjadi andalan perekonomian bagi keluarganya, lanjut Kadir, dirinya berjanji tidak akan pelit untuk mewariskan ilmunya kepada sanak keluarga dan warga Pulau Seibu yang akan belajar membuat kerajinan tersebut.  "Silahkan saja buat warga yang ingin belajar, kerajinan ini dengan senang hati saya siap untuk membantu," pungkasnya. 


Sumber : http://beritapulauseribu.com