Kapal Cepat Dishub Kembali Beroperasi


Setelah sempat tidak beroperasi selama tiga pekan akibat cuaca buruk, kini kapal cepat milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta kembali melayani penumpang dari Muara Angke ke Kepulauan Seribu maupun sebaliknya.

Ya, operasional kapal cepat Dishub dihentikan sejak Jumat (7/2) lalu setelah adanya peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan adanya angin kencang, hujan lebat disertai petir, dan gelombang tinggi di perairan Jakarta.

"Tapi akhir pekan ini, sudah mulai beroperasi kembali. Kapal-kapal kita seperti Catamaran besar, Catamaran 2 dan 3, lumba-lumba 2, paus 1, serta 3 unit kapal kerapu kembali melayani warga yang hendak ke pulau," kata Kamaru Zaman, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Unit Pengelola Angkutan Perairan dan Kepelabuhan Dishub DKI Jakarta, Minggu (2/3).

Dikatakan Kamaru, empat di antara kapal-kapal tersebut merupakan kapal baru. Bahkan kapal baru KMP Catamaran senilai Rp 23,6 Milliar, serta KMP Catamaran 2, Catamaran 3, dan Paus 1 dengan total nilai pembelian Rp 13,4 baru diresmikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki T Purnama pada Februari lalu.

"KMP Catamaran, kapasitasnya 200 orang, untuk perjalanan ke Pulau Untung Jawa, Pramuka, dan Kelapa. Sedangkan kapal baru lainnya berkapasitas di bawah itu," ujarnya.

Kapal Catamaran 2 sendiri berkapasitas 80 orang. Beroperasi ke Pulau Untung Jawa, Lancang, Pari, dan Tidung. Sedangkan Kapal Catamaran 3 dipersiapkan sebagai kapal cadangan. Untuk Kapal Paus 1 berkapasitas 80 orang dan beroperasi ke Pulau Untung Jawa, Pari, Lancang, Payung, Pramuka, dan Kelapa.

"Kami juga masih punya kapal Lumba-Lumba 2 berkapasitas 50 orang untuk ke Untung Jawa. Sedangkan tiga kapal Krapu, kapasitas 25 orang untuk ke Pulau Untung Jawa, Pari, Lancang, Payung, dan Tidung," tuturnya.

Sementara itu, salah seorang calon penumpang, Amin (23) mengaku senang dengan kembali beroperasinya kapal milik Dishub DKI tersebut. Sehingga warga Cibinong, Kabupaten Bogor yang berniat menuju Pulau Untung Jawa bersama 5 orang anggota keluarga untuk berlibur, tidak perlu naik kapal ojek yang memakan waktu perjalanan lebih lama.

"Minggu lalu, kapal Dishub belum beroperasi sehingga harus naik kapal ojek ke pulau dan makan waktu sampai 4 jam. Beruntung sekarang sudah kembali beroperasi," tandasnya.


Sumber : http://www.beritajakarta.com