Wisatawan : Pelabuhan Muara Angke Jorok dan Bau


Keindahan panorama bahari Pulau Tidung yang terletak diwilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan memang sangat menarik untuk dinikmati. Alhasil, pulau ini tak pernah sepi oleh pengunjung atau wisatawan. Namun ironisnya, meski sudah menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta treveling masih saja banyak keluhan dari wisatawan yang berkunjung di pulau tersebut.

Umumnya, keluhan dan rasa sediki ke-kecewa-an para pelancong tersebut adalah masih minimnya fasilitas dan sarana transportasi menuju pulau yang memiliki Ikon "Jembatan Cinta" itu seperti, pelabuhan yang becek dan bau serta kapal angkutan yang dinilai kurang safety  atau aman. "Emangnya gak dikasih pelabuhan yang memadai apa yah, sehingga kalau ke pulau harus melalui pelabuhan yang jorok dan bau," keluh Hedi (29) wisatawam asa; Kebun Jeruk, Jakarta Barat saat ditemui beritapulauseribu.com, Minggu (8/6/2014).

Tidak hanya mempersoalkan kondisi pelabuhan yang kotor, Hedi juga mengeluhkan sarana angkutan kapal yang tidak memberikan jaminan keselamatan kepada para penumpang. Pasalnya, banyak angkutan kapal yang nekat mengangkut penumpang dengan muatan yang terlalu dipaksakan hingga terpaksa para penumpang harus berdesak-desakan. "Mungkin ini akibat petugas dari pelabuhan yang kurang tegas, cuma nyari keuntungan doang, sementara kapal sudah penuh masih saja paksakan angkut penumpang," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Artiana (28) wisatawan asal Slipi, Jakarta Barat mengatakan, jadwal keberangkatan kapal yang kerap kali tidak sesuai jadwal ini juga sangat membingungkan bagi para calon penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju Pulau Seribu. "Jadwal kapal sering ngaret dan nggak jelas, ini kan jelas merugikan kami semua," tandasnya.


Sumber : http://beritapulauseribu.com