Kelilingi 69 Pulau di Kepulauan Seribu, Mahasiswa Trisakti Ingin Cetak Rekor MURI

Untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 69 mahasiswa Universitas Trisakti Fakultas Teknik Teknologi Industri menggelar kegiatan mengelilingi 69 pulau di kep Seribu dengan menggunakan dua perahu nelayan tradisional yang menggunakan bahan bakar solar air. Kegiatan itu diharapkan mencetak rekor MURI.

Bahan bakar solar air untuk perahu nelayan tradisional ini merupakan hasil penelitian anak-anak Mahasiswa teknik Trisakti yang diharapkan bisa menjadi bahan bakar alternatif.

Alingga Panitia penyelenggara menjelaskan, selain melakukan pemecahan rekor MURI juga memperkenalkan hasil penemuan yang diciptakan mahasiswa trisakti berupa bahan bakar altenatif yakni solar air.

"Kita lakukan ekspedisi keliling ke 69 pulau di kep Seribu ini, dengam tujuan bahan bakar alternatif ini bisa menjadikan  bahan bakar bagi perahu nelayan tradisional di pesisir Jakarta" ujarnya.

Ia juga menambahkan dari 108 pulau yang ada di kep Seribu ini, hanya 69 pulau yang akan didatangi sesuai dengan kemerdekaan RI yang ke 69 tahun.

Sementara Asep Sarifuddin Bupati Kep Seribu mengapresiasi positif ekspedisi penelitian yang dilakukan oleh mahasiwa Trisakti ini untuk memperkenalkan bahan bakar solar air sebagai pilihan bahan bakar alternatif.

Tetapi ia juga berharap bahan bakar solar air yang diuji ini jangan hanya sekedar  materi dan penelitian namun harus bisa diaplikasikan serta dibuktikan bahwa efektif atau tidak. Jika hasilnya baik maka pihak Pemkab Kep Seribu akan mereferensikan  bahan bakar ini menjadi pilihan dan kebutuhan masyarakat Kep Seribu.

"Kita berharap dari penelitian ini ada nilai manfaatkan yang bisa dibuktikan dan menjadi catatan Pemkab untuk bisa memilih apakah nantinya bahan bakar energi ini bisa menjadi alternatif dan kebutuhan" tungkasnya.

Dalam kegiatan ini Bupati Kep Seribu juga melepaskan dua perahu tradisional nelayan yang ditumpangi 8 mahasiswa dan dua orang nelayan sebagai pemandu di Kali Adem, Muara Angke Penjaringan Jakarta Utara. Direncanakan ekspedisi dilaksanakan selama tiga hari.