Hindari Abrasi, 75 Ribu Pohon Bibit Mangrove Ditanam di Pulau Karya

Guna menghindari terjadinya abrasi di Pulau Karya Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Sentra Penyuluhan Kehutanan dan Pedesaan (SPKP) Samo-Samo bersama PT. CNOOC SES Ltd. melalui dana Corporte Sosial Responsibility (CSR) serta masyarakat menanam 75 ribu pohon mangrove di pantai sebelah barat Pulau Karya, Jum'at (14/11/2014).

Sahabudin Ketua Pelaksanan SPKP Samo-Samo mengatakan, penanaman mangrove ini dilakukan sebagai salah satu bentuk upaya pencegahan abrasi pantai di Kepulauan Seribu, khusunya Pulau Karya sebagai tempat pemakaman umum masyarkat Pulau Panggang.

"Pulau Karya merupakan TPU masyarakat setempat, dimana bagian baratnya telah terkikis. Oleh karena itu, kami melakukan penanaman pohon bibit mangrove," ujar Sahabudin kepada beritapulauseribu.com.

Menurut Sahab, apalagi dimusim angin barat ombaknya sangat tinggi hingga mencapai daratan. Akibat pinggiran pantai pulau semakin terkikis.  Hal ini, dikhawatirkan makam-makam di TPU Pulau Karya habis terbawa ombak. Pemkab kepulauan Seribu sebenarnya telah melakukan upaya pencegahan abrasi pantai melalui pembangunan tanggul di sepanjang garis pantai Pulau Karya. Namun, upaya itu harus diperkuat dengan membuat sabuk hijau berupa tanaman mangrove.

Lebih lanjut, Sahabudin mengatakan, selain sebagai sabuk hijau yang akan mengamankan pulau dari abrasi pantai, mangrove juga menjadi harapan baru bagi masyarakat di Pulau Panggang yang tengah menggiatkan budidaya ikan. "Pohon mangrove tempat berkumpulnya ikan-ikan rucah, hal itu bisa dijadikan makanan ikan kerapu oleh masyarakat setempat,"ungkapnya.

Sementara itu, Marhali (38) nelayan Pulau Panggang mengungkapkan adanya pohon mangrove sangat membantu kami mencari ikan buat pakan ikan di keramba. "Pakan ikan banyaknya di akar pohon mangrove, selain itu letaknya tidak jauh dari keramba kami. jadi kami merasa terbantu," katanya.

Pemilik Keramba jaring apung di Pulau Panggang ini berharap pihak CNOOC mau mendanai penanaman pohon mangrove di sebelah barat Pulau Panggang yang sebelumnya sudah ditanam sebanyak 75 ribu batang pada tahun 2012 lalu." Supaya tidak abrasi dan makin banyak pakan ikan bagi budidaya keramba," Pungkas Marhali.