Waw!! Bensin Eceran di Pulau Seribu Tembus 15.000 Perliter

Setelah Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) sebesar Rp2.000 perliter, ternyata berdampak pada harga jual bensin eceran di Kepulauan Seribu menjadi  Rp 15.000 per liter. Keniakan ini juga, memicu harga sembako menjadi naik dan membuat pusing warga.

Nasimun (59)  salah seorang pedagang bensin eceran di  RT 003/02 Kelurahan Pulau Tidung mengatakan, setelah pemerintah mengumumkan harga bensin mengalami kenaikkan dari sebelumnya Rp.6.500 per liter menjadi Rp.8.500 per liter, maka para penjual bensin juga menaikan menjadi Rp 15.000 perliter untuk1 botol ukuran 1.500 ml, bensin penuh dengan harga Rp 20.000,-.

“ Kenaikan ini karena harga bensin di SPBU sudah Rp.8.500 perliter, belum lagi ditambah dengan biaya operasional kami. Maka kenaikan harga jual bensin di Pulau Seribu menjadi Rp 15.000 per liter adalah wajar,” ungkap Nasimun, Pedagang bensin eceran  Pulau Tidung, kepada beritapulauseribu.com, Selasa (25/11/2014).

Selain itu, kata Nasimun, kenaikan harga BBM ini juga mempengaruhi naiknya biaya tarif  kapal ojek. Pasalnya, untuk membeli bensin harus menyeberangi laut menuju SPBU yang ada di Tangerang Banten.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, sebelum kenaikan harga BBM, tarif ongkos Kapal menuju Pelabuhan Rawasaban sebesar 25 ribu dan sekarang menjadi 30 ribu untuk satu kali penyeberangan. Sedangkan tarif ongkos kapal menuju Pelabuhan Muara Angke 35 ribu kini menjadi 40 ribu.

" Tidak hanya bensin eceran yang naik, sejumlah sembako di Pulau Seribu pun mau tidak mau jadi ikut naik  karena, untuk menutupi ongkos operasional kami," pungkasnya.

Lain halnya dengan Hj. Bubun, warga RT.002/02 Pulau Panggang belum bisa menentukan harga jual pasca kenaikan harga BBM yang diumumkan Presiden Joko Widodo pada Senin malam, 17 November 2014 yang lalu. Masih bertahan dengan harga Rp 10.000 per liter atau setenga botol ukuran 1500 ml.

“ Yang setengah botol masih Rp 10.000, dan yang satu botol aqua penuh Rp 15 ribu, mau dinakan tapi takut nanti tidak laku,” pungkasnya.


Sumber : http://beritapulauseribu.com/berita-waw-bensin-eceran-di-pulau-seribu-tembus-15000-perliter.html