Cegah Kebakaran, Sudin Damkar PB Bangun Hydrant di Pulau Pemukiman

Guna mencegah terjadinya bencana kebakaran di pemukiman padat penduduk. Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Kabupaten Kepulauan Seribu, memasang sejumlah jaringan air atau Hydrant disetiap pulau pemukiman padat penduduk.

Dari pantauan beritapulauseribu.com, Kamis (4/12/2014), di pulau pemukiman terlihat ada sedikitnya belasan pekerja proyek yang sedang mengerjakan galian hydrant. Salah satunya yang terlihat tanda 'hati-hati ada galian pemadam' yang terletak di Jl Masjid An-n'imah Pulau Panggang Kepulauan Seribu Utara.

Sementara itu, Pardjoko Kasudin Damkar PB Kepulauan Seribu saat dikonfirmasi via telepon membenarkan bahwa saat ini di Pulau Panggang tengah berlangsung penggalian hydrant.  "Iya, hydrant di pasang di Pulau Panggang diharapkan mampu mengantisipasi bila terjadi kebakaran di pulau berpenghuni," katanya.

Diakuinya, saat ini memang baru Pulau Panggang. Namun, pihaknya berencana akan terus mencanangkan pemasangan hydrant di pulau pemukiman lainnya. "Saat ini baru Pulau Panggang, untuk tahun 2015 hydrant akan dipasang di Pulau Kelapa dan Pulau Harapan," jelas Pardjoko.

Lebih lanjut Pardjoko mengatakan, masyarakat diharapkan peduli pada keselamatan jiwa dan harta benda yang mereka kumpulkan dari hari ke hari. Sehingga kedepanya bisa terpanggil jiwanya untuk menjaga lingkungan dari ancaman bahaya kebakaran. "Jangan hanya berfikir duit saja tapi keselamatan jiwa lebih utama," pintanya.

Pardjoko menambahkan, dengan dibangun hydrant, masyarakat bisa melakukan upaya pemadaman secara dini sambil menunggu unit damkar tiba di lokasi, dengan begitu kerugian bisa diatasi sedikit mungkin. "Jangan hanya berteriak saja, Damkar akan terus berusaha memfasilitasi sarana untuk masyarakat supaya mampu mengatasi kebakaran dilingkungan tempat tinggal mereka," imbuhnya.

Saat ini, bencana kebakaran sepertinya menjadi permaslahan yang serius di Kabupaten Kepulauan Seribu. Apalagi masalah tersebut sempat terjadi di pulau pemukiman padat menduduk yang menghanguskan sejumlah rumah milik warga.