Kantor Transit Pulau Seribu Akan Ditutup, Pegawai Fokus Berkantor di Pulau

Menindak lanjuti Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Kantor Transit Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang berada Gedung Mitra Praja, di Sunter, Jakarta Utara akan ditutup.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo, usai melakukan monitoring Kantor Wisma serta rumah Dinas Pegawai Kepulauan Seribu di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Senin (16/02/2015) kemarin.

"Sebenarnya kan hal ini kita sudah rencanakan di awal tahun, bahwa akan mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD)  yang ada di Mitra Praja seluruhnya akan di dorong berkantor di Pulau Pramuka dan Pulau Karya," ungkap Budi Utomo, kepada beritapulauseribu.com.

Wakil Bupati mengatakan, SKPD dan UKPD yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Seribu harus berfikir tentang bekerja yang efektif dan efesien. Saat ini fasilitas gedung pemerintahan di Pulau Pramuka serta wisma dan rumah dinas pegawai di Pulau Karya, secara keseluruhan sudah layak untuk dioperasikan.

"Kita sudah lihat dan hitung, kondisinya sudah siap. Kalaupun ada yang kurang, mungkin dari sisi kebersihan dan toilet. Nanti bisa kita perbaiki sambil berjalan," ungkapnya.

Ia berharap, bahwa nanti dalam waktu dekat, seluruh SKPD dan UKPD yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Seribu, harus sudah berkantor di Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

"Kita akan dorong secepatnya minggu ini, pertama masalah absensi kita juga sudah koordinasikan, bahwa absensi akan disiapkan di Pulau Karya dan Pulau Pramuka," pungkasnya.

Kaitannya dengan sarana kerja, sambung Budi, beberapa kantor sudin akan di tata ulang. Jadi, jumlah karyawan yang tidak terlalu besar atau statusnya menjadi kepala seksi akan menjadi satu ruangan sehingga optimalisasi ruangan sudin itu bisa menjadi lebih bermanfaat dalam rangka menampung seluruh kebutuhan karyawan.

Ia menghimbau, kepada seluruh Pegawai, khususnya mereka yang sudah di tugaskan di Kabupaten Kepulauan Seribu oleh Gubernur DKI Jakarta, agar segera mengemban tugas di Kabupaten Kepulauan Seribu. "Sarana dan prasarana kami sudah siapkan, tentunya adanya kekurangan, sambil berjalan kita bisa perbaiki atau ditambahkan, serta kita tingkatkan kualitas sarana prasarana kerjanya,"ungkap Budi.

Ia juga menegaskan, para pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu harus lebih optimal dalam melayani masyarakat Kepulauan Seribu, sekaligus bisa fokus melakukan perbaikan pembangunan insfaktur yang ada di Kepulauan Seribu dalam rangka menyongsong Kepulauan Seribu menjadi Destinasi Wisata Dunia.

"Prinsipnya, saya sudah berkoordinasi dengan seluruh SKPD dan UKPD yang ada di Kepulauan Seribu, baik berkoordinasi dengan Inspektorat, terus dengan teman-teman BKD serta yang lainnya, kaitan dengan ketidak hadiran atau mangkirnya UKPD yang ada di Kepulauan Seribu, maka akan ditindak lanjuti dengan PP tentang kedisiplinan Pegawai," pungkasnya.

Sumber : http://beritapulauseribu.com/bpsc/berita-kantor-transit-pulau-seribu-akan-ditutup-pegawai-fokus-berkantor-di-pulau.html