Tampilkan postingan dengan label Pemerintahan. Tampilkan semua postingan

0 komentar
Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengaku telah mengantongi Surat Keputusan (SK) pemecatan dari Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama terhadap empat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan kabupaten, terkait indisipliner.

"SK pemecatan sudah ada di kita, tinggal kita berikan kepada orangnya. Mungkin hari ini kita serahkan SK-nya," ujar Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Menurutnya pemecatan tersebut dilakukan Pemkab karena ke empat PNS tersebut telah melakukan indisipliner yaitu lebih dari 49 hari tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan.

"Sanksi ini diambil agar PNS yang lain jera, dan tidak mencontoh hal yang tidak baik tersebut," tandasnya.

Ditambahkannya, acuan sanksi tersebut berdasarkan PP Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS dan UU Nomor 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Empat PNS yang bakal dipecat tersebut diantaranya pegawai di kantor kabupaten dan di kantor kecamatan.

Sumber : beritajakarta.com 

 

Read More »

0 komentar
Inspektorat Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu terus melakukan investigasi terkait adanya dugaan manipulasi absensi oleh oknum pegawai negeri sipil (PNS) di beberapa Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD).

"Penyelidikan masih berjalan, jadi kami tidak akan memberitahukan UKPD-nya. Hanya saja hasilnya langsung kita laporkan ke inspektorat provinsi," ujar Ratu Fatin Hamamah, Kepala Inspektur Pembantu Kabupaten (Irbankab) Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Menurutnya, sistem absensi pegawai ada dua cara, yaitu memasukkan NRK pegawai lalu direkam salah satu jarinya. Kemungkinan kecurangannya, joki setiap pagi membuka lock absen lalu memasukkan NRK setiap pegawai tetapi memakai jari joki.

"Kalau joki seperti itu bermainnya tidak akan kelihatan kecurangannya. Tapi dari print out setiap bulan akan kelihatan, pegawai absen full tidak ada yang terlambat atau berubah jamnya," tandasnya.

Ratu menambahkan, sistem tersebut dapat dimanipulasi oleh semua UKPD, sehingga saat ini pihaknya sedang mensetting ulang untuk sentralisasi operator bersama Sudin Kominfomas sehingga tidak ada lagi joki absen. Ia berharap penertiban absen ini juga dilakukan di semua SKPD di Pemda DKI.




Read More »

0 komentar
Suku Dinas Perumahan dan Gedung Pemda Kabupaten Kepulauan Seribu diminta untuk mengaudit ulang seluruh bangunan milik pemerintah yang ada di wilayahnya, terutama yang sudah berusia diatas tujuh tahun.

"Kita minta seluruh bangunan diaudit kelayakannya, terutama yang sudah tujuh tahun ke atas usianya. Dengan skala prioritas sekolahan karena ini menyangkut soal korosi mengingat geografis kita di wilayah kelautan," ujar Budi Utomo, Bupati Kepulauan Seribu, Kamis (24/3).

Budi menambahkan, terkait tingkat korosi (pengeroposan) yang tinggi di wilayah Kepulauan Seribu, selain audit kelayakan, sejak pertama kontrak kerja kualitas bahan bangunan seharusnya juga diperketat pengawasannya. Sehingga kontraktor tidak asal menggunakan bahan saat membangun.

"Ini agar kasus lantai ambrol dan pondasi amblas di SMKN 61 Pulau Tidung tidak terjadi lagi. Dan Saya minta SDN 01 Pulau Kelapa juga segera diperbaiki sebelum kejadian serupa terulang lagi," tandasnya.

Sumber : beritajakarta.com 
 

Read More »

0 komentar
Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP John Weynart Hutagalung mengimbau wisatawan untuk berhati-hati dengan tidak berenang di pantai saat cuaca buruk, seperti sekarang ini.

"Cuaca saat ini sedang ekstrim, jadi lebih baik tidak berenang dulu. Kalau mau berenang hendaknya menggunakan life jacket, agar lebih aman," pesan Jhon, Selasa (5/1).

Ditambahkan John, polisi dan posko informasi siap memberikan informasi terkait cuaca maupun lokasi-lokasi yang akan digunakan untuk berenang. "Kami siap melayani masyarakat, terkait informasi dan keamanan," imbuhnya.

Sebelumnya, Polres Kepulauan Seribu berhasil mengevakuasi dua korban tenggelam yang ditemukan tewas akibat terseret arus di Pulau Air, perairan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara. Korban diketahui warga Bekasi, Jawa Barat, yang tengah menikmati liburan tahun baru, Sabtu (2/1) lalu.

Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23458/Cuaca_Buruk_Wisatawan_Kepulauan_Seribu_Diimbau_Tak_Berenang



Read More »

0 komentar
Wisatawan yang datang ke Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, secara mandiri tanpa melalui jasa travel ataupun pemandu harus melaporkan diri ke posko informasi dan pengurus RT/RW. Ini untuk memudahkan pengawasan dan pemantauan.

"Terutama bagi mereka yang ingin berenang atau datang ke pulau kosong tanpa didampingi travel maupun pemandu," ujar Ardani, Lurah Pulau Panggang, Selasa (5/1).

Menurut Ardani, wisatawan yang ingin berenang lebih aman dipandu oleh pihak yang mempunyai pengalaman.

“Kami sudah koordinasi dengan seluruh pihak agar menegur wisatawan yang berlibur di pulau kosong tanpa melapor atau didampingi oleh pemandu wisata, bila perlu dipulangkan," tandasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu (2/1) lalu, dua wisatawan asal Bekasi, Jawa Barat ditemukan meninggal setelah tenggelam saat berenang di Pulau Air. Dua wisatawan tersebut datang sendiri dan berenang tanpa didampingi pemandu wisata.


Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23451/Wisatawan_Mandiri_di_Pulau_Seribu_Wajib_Lapor



Read More »

0 komentar
Untuk itu, agar kinerja pelayanan tidak terganggu, Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengusulkan agar rapat yang tidak terlalu penting dilakukan menggunakan media telekonferensi.

"Kita meminta agar rapat-rapat dikurangi, kecuali sangat mendesak dan urgent, makanya kita usulkan segera ditambah jaringannya, jadi rapat cukup menggunakan teleconference saja," ujar Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (4/1).

Selain memakan waktu dan biaya tinggi, kata Ismer, rapat yang digelar di darat tergantung cuaca. Saat kondisi ekstrem, gelombang laut cukup tinggi. Namun, hal itu dapat diatasi menggunakan telekonferensi. 


"Khusus di Pulau Karya dan Pulau Pramuka harus bagus jaringan internetnya, karena bukan saja menyangkut pelayanan, tetapi juga terkait administrasi dan gaji pegawai," katanya.


Sebelumnya, mulai Senin (4/1), Kantor Perwakilan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, di Gedung Mitra Praja, Sunter Jakarta Utara, dipindahkan ke Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara, khususnya bagi unit kerja perangkat daerah (UKPD). Sementara Pusat Administrasi Kabupaten masih tetap di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.


Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23403/Pemkab_Usulkan_Rapat_Gunakan_Telekonferensi

Read More »

0 komentar
Hari pertama masuk kerja di awal tahun, Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu langsung mengadakan tes urine bagi seluruh staf dan pejabat eselon IV di Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara. Tes urine ini hasil kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Jakarta Utara.

Sebanyak 200 pegawai mengikuti tes urine untuk mengecek penggunaan narkoba di kalangan pegawai, sesuai instruksi Gubernur DKI Jakarta. Tes ini bertujuan agar para pegawai Pemprov DKI terbebas dari narkoba.

"Tes urine hari ini sengaja dilakukan mendadak dan tidak diinformasikan kepada pegawai," kata Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Senin (4/1).

Ismer berharap, dari hasil tes urine tersebut tidak ditemukan adanya pegawai yang terindikasi pengguna narkoba. "Mudah-mudahan hasilnya nihil. Kalau ada yang positif pengguna, langsung kita sanksi," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kota Jakarta Utara, AKBP Yuanita Amelia Sari menambahkan, mengawali tahun 2016 ini, pihaknya melaksanakan tes urine dengan semangat bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bebas dari narkoba, khususnya pegawai Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu.

"Ini komitmen bersama antara Pemkab Kepulauan Seribu dan BNN Jakarta Utara. Hasilnya nanti kita langsung serahkan kepada Bupati Budi Utomo," ujar Yuanita.



Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23410/Hari_Pertama_Kerja_Pemkab_Gelar_Tes_Urine_Pegawai#.VoxGQh6ICM8



Read More »

0 komentar
Seluruh unit kerja perangkat daerah (UKPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu secara resmi pindah dari Gedung Mitra Praja, Sunter, Jakarta Utara ke Pulau Karya, Kepulauan Seribu Utara, Senin (4/1).

"Sesuai komitmen kami, hari ini resmi semua pindah kantor, dan seluruh aset Gedung Mitra Praja telah kita serahkan kepada gubernur," ujar Ismer Harahap, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dikatakan Ismer, para karyawan tidak lagi beralasan tidak mau pindah atau berkantor dan tinggal di Pulau Karya. Hal itu karena segala kebutuhan seperti air, listrik, dan tempat tinggal telah disediakan.

"Hari ini rencananya PLN akan menambah daya listrik untuk kebutuhan SWRO yang telah ada. Kalau untuk kebutuhan bangunan dan peralatan kantor saja cukup, tapi karena ada SWRO jadi harus ditambah daya," katanya.


Pihaknya, tambah Ismer, berharap seluruh pegawai betah. Semua kekurangan di Pulau Karya akan diperbaiki dan ditambah, termasuk jaringan internet dan telepon.



Sumber : http://www.beritajakarta.com/read/23400/UKPD_Kep_Seribu_Resmi_Pindah_ke_Pulau_Karya#.VoxFBB6ICM8

Read More »

0 komentar
Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, akan merelokasi pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini marak berjualan di lokasi wisata Jembatan Cinta. 

Menurut Lurah Pulau Tidung, Masud Hamid, keberadaan PKL yang makin marak telah mengurangi keelokan destinasi wisata Jembatan Cinta, yang menjadi andalan Pulau Tidung.

"Ya betul, kami sudah sosialisasi sejak lama, agar pedagang mau dipindahkan," ujar Masud, Senin (31/8).
Masud menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 5 x 12 meter persegi yang saat ini sedang dibersihkan oleh petugas PPSU kelurahan 

"Saat ini mereka menggunakan bahu jalan untuk berdagang, sehingga menggangu aktivitas wisatawan yang datang berlibur. Nanti kami akan relokasi mereka ke lahan yang telah disiapkan," terangnya.

Penataan tempat wisata Jembatan Cinta bukan cuma dilakukan terhadap PKL. Area parkir untuk sepeda juga nantinya bakal ditempatkan di lokasi khusus yang lebih aman. 

“Semua akan kita tata kembali, tak hanya PKL tetapi juga tempat parkir sepeda, juga akan kita pindahkan ke sebelah Kantor Polsek Kepulauan Seribu Selatan," tandas Masud.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/14950/PKL_di_Jembatan_Cinta_Bakal_Direlokasi#.VeTXHH0hGUk

Read More »

0 komentar
Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengaku optimis kunjungan wisatawan ke wilayahnya tahun depan makin melonjak. Pasalnya, promosi yang dilakukan komunitas media sosial atau netizen serta jurnalis tentang wisata bahari di Kepulauan Seribu, belakangan kian gencar.

"Saya yakin dan percaya bahwa wisata bahari di Kepulauan Seribu pada tahun 2016 akan lebih booming," kata Budi, Senin (31/8).

Budi mengapresiasi netizen dan jurnalis yang telah berkunjung ke Kepulauan Seribu yang kemudian mempromosikannya melalui media. Keyakinan Budi akan masa depan wisata Kepulauan Seribu bertambah besar, karena pemerintah pusat dan Pemprov DKI makin fokus mengembangkan sektor wisata bahari di wilayahnya.

"Jadi media sosial sarana yang baik untuk promosi. Makanya kita minta agar Sudin Pariwisata dan Kebudayaan memfasilitasi mereka, ajak keliling pulau-pulau wisata," terang Budi.

Budi juga mengharapkan, melalui bidikan fotografer yang bagus, maka informasi dan gambar yang disebarkan melalui media sosial akan makin menarik wisatawan berkunjung.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/14947/Wisatawan_Kepulauan_Seribu_Diprediksi_Makin_Melonjak#.VeTXGn0hGUk

Read More »

0 komentar
Pemerintah Kabupaten Adminidstrasi Kepulauan Seribu mengapresiasi kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh organisasi, komunitas maupun instansi pemerintah yang peduli terhadap lingkungan khususnya di Kepulauan Seribu.

Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, semakin banyak komunitas masyarakat yang peduli dengan mangrove, semakin terjaga kelestarian Pulau Seribu.

"Banyak manfaat dengan semakin banyaknya lokasi mangrove di Pulau Seribu. Selain menjaga dari abrasi juga menjadi tempat ikan untuk berkembang biak," ujarnya, Senin(31/8).

Sebelumnya, untuk menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan ekosistem laut yang ada di Pulau Seribu, sebanyak 5.000 batang mangrove ditanam oleh Ikatan Alumni Akademi Pimpinan Perusahaan (IKA APP) di Pantai Timur Pulau Pramuka, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/14936/5000_Batang_Mangrove_Ditanam_di_Pulau_Pramuka#.VeTWsH0hGUk

Read More »

0 komentar
Ratusan calon penumpang yang akan berwisata ke Pulau Pari,Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Sabtu (29/8), telantar di Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, Jakarta Utara. Mereka diabaikan travel wisata yang tidak bertanggungjawab.

Donny (28), salah satu korban mengatakan, ia bersama rombongan lainnya merasa ditipu oleh agen travel TFIW  karena sudah melakukan booking dan membayar uang muka, antara Rp 200 ribu hingga Rp 400 ribu per orang untuk paket wisata ke Pulau Pari.

" Kami sudah datang pagi dan naik kapal jurusan Pulau Pari, tapi ternyata overloud sehingga rombongan kami 45 orang diturunkan, akhirnya tidak kebagian kapal," tutur Donny.

Bersama ratusan korban penipuan lainnya,  Donny terpaksa menunggu kebijakan dari Dinas Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu untuk diusahakan kapal lainnya, dengan konsekuensi membeli tiket baru tujuan Pulau Pari.

" Agen travelnya kini menghilang, dihubungi tidak bisa. Kami baru tahu kalau sekarang tiket bisa beli langsung di pelabuhan ini," keluh Donny.

Kepala Suku Dinas Perhubungan dan Transportasi Kepulauan Seribu, Marihot Marulitua Sirait mengatakan, pihaknya telah mengusahakan angkutan kapal ojek untuk dapat mengangkut penumpang yang telantar. 

"Kami sudah usahakan dan nanti KM Radja yang akan mengangkut mereka dengan kapasitas 140 orang. Mohon hati-hati terhadap travel semacam ini," tegas Marihot .

Sumber :  http://beritajakarta.com/read/14904/Ratusan_Wisatawan_Ditipu_Agen_Travel_di_Kali_Adem#.VeTU8H0hGUk

Read More »

0 komentar
Birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Administrasi Kepulauan Seribu akan dirampingkan. Perampingan dilakukan karena birokrasi yang berjalan selama ini dinilai terlalu gemuk. Alhasil, pembangunan dan pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu tidak efisien 

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat mengatakan, jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas di Pemkab Administrasi Kepulauan Seribu cukup banyak dan tidak sebanding dengan luas Kepulauan Seribu. “Kepulauan Seribu itu kan kecil. Tapi di situ gemuk banget birokrasinya,” kata Djarot di Balaikota, Rabu (3/6).

Selain birokrasi yang gemuk, tambah Djarot, sebagian PNS yang bekerja di Pemkab Kepulauan Seribu bedomisili di daratan Jakata. Sedangkan, PNS yang merupakan asli anak pulau tersebut sangat sedikit. "Pegawainya banyak ambil dari Jakarta daratan, daripada di sana,” jelasnya. 

Berdasarkan kedua faktor itu, lanjut mantan Walikota Blitar ini, struktur birokrasi di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu perlu dievaluasi. “Itu perlu dievaluasi betul untuk efisiensi dan efektifitas tatanan birokrasi yang ada di sana. Jadi, nanti kita evaluasi,” tandasnya.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/11035/Djarot_akan_Evaluasi_Birokrasi_di_Pemkab_Kepulauan_Seribu#.VaVjIbVO-M8

Read More »

0 komentar
Rencana perampingan birokrasi di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu disambut baik. terlebih, hal itu dilakukan untuk efisiensi jalannya roda pemerintahan. 

Pelaksana Tugas (Plt), Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi sejak dipimpin Bupati Tri Djoko Sri Margianto. Hasilnya, beberapa seksi dinas diusulkan untuk dihapus. 

"Berdasarkan evaluasi kita, ada seksi dinas seperti tenaga kerja dan transmigrasi yang tidak pernah hadir rapat, karena memang fungsinya yang tidak pas untuk Pulau Seribu. Kita usulkan dinas itu dihapus saja," katanya, Selasa (14/7). 

Menurut Budi, kelembagaan di Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu hendaknya disesuaikan dengan fungsi dan wilayahnya.

"Kami hanya ingin ada penguatan kelembagaan di kabupaten dengan fungsi yang jelas, terutama yang berkaitan dengan ikan dan pariwisata," tandasnya.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/12584/Seksi_Dinas_Tenaga_Kerja_Pulau_Seribu_Diusulkan_Dihapus#.VaVisbVO-M8

Read More »

0 komentar
Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, mendukung rencana perampingan birokrasi di Pemkab Kepulauan Seribu. Bahkan, Pemkab telah melakukan evaluasi dan mengusulkan agar beberapa dinas dihapuskan dan digabungkan menjadi satu lembaga yang sesuai dengan fungsinya.

"Kalau bicara laut, maka fungsi itu harus kuat kaitannya dengan kelautan dan perikanan termasuk soal pariwisata," ujar Budi Utomo, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Seribu, Selasa (14/7).

Menurut Budi, di luar fungsi utama yaitu di bidang pendidikan, kesehatan dan administrasi kependudukan, maka fungsi yang harus diperkuat sebagai wilayah kepulauan, yaitu soal kelautan dan pariwisata.

"Yang kami usulkan untuk digabung, yaitu badan penanggulangan bencana, damkar dan satpol PP bisa digabung,"i mbuhnya.

Sementara itu seksi yang diusulkan untuk dihapus seperti tenaga kerja dan transmigrasi, sosial dan UKM fungsinya dapat dialihkan secara teknis di tingkat kelurahan dan kecamatan.

Sumber : http://beritajakarta.com/read/12587/Pemkab_Pulau_Seribu_Dukung_Perampingan_Birokrasi#.VaVhzLVO-M8

Read More »

0 komentar
Menindak lanjuti Keputusan Gubernur DKI Jakarta, Kantor Transit Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu yang berada Gedung Mitra Praja, di Sunter, Jakarta Utara akan ditutup.

Hal itu dikatakan oleh Wakil Bupati Kepulauan Seribu, Budi Utomo, usai melakukan monitoring Kantor Wisma serta rumah Dinas Pegawai Kepulauan Seribu di Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Senin (16/02/2015) kemarin.

"Sebenarnya kan hal ini kita sudah rencanakan di awal tahun, bahwa akan mendorong seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD)  yang ada di Mitra Praja seluruhnya akan di dorong berkantor di Pulau Pramuka dan Pulau Karya," ungkap Budi Utomo, kepada beritapulauseribu.com.

Wakil Bupati mengatakan, SKPD dan UKPD yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Seribu harus berfikir tentang bekerja yang efektif dan efesien. Saat ini fasilitas gedung pemerintahan di Pulau Pramuka serta wisma dan rumah dinas pegawai di Pulau Karya, secara keseluruhan sudah layak untuk dioperasikan.

"Kita sudah lihat dan hitung, kondisinya sudah siap. Kalaupun ada yang kurang, mungkin dari sisi kebersihan dan toilet. Nanti bisa kita perbaiki sambil berjalan," ungkapnya.

Ia berharap, bahwa nanti dalam waktu dekat, seluruh SKPD dan UKPD yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Seribu, harus sudah berkantor di Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara.

"Kita akan dorong secepatnya minggu ini, pertama masalah absensi kita juga sudah koordinasikan, bahwa absensi akan disiapkan di Pulau Karya dan Pulau Pramuka," pungkasnya.

Kaitannya dengan sarana kerja, sambung Budi, beberapa kantor sudin akan di tata ulang. Jadi, jumlah karyawan yang tidak terlalu besar atau statusnya menjadi kepala seksi akan menjadi satu ruangan sehingga optimalisasi ruangan sudin itu bisa menjadi lebih bermanfaat dalam rangka menampung seluruh kebutuhan karyawan.

Ia menghimbau, kepada seluruh Pegawai, khususnya mereka yang sudah di tugaskan di Kabupaten Kepulauan Seribu oleh Gubernur DKI Jakarta, agar segera mengemban tugas di Kabupaten Kepulauan Seribu. "Sarana dan prasarana kami sudah siapkan, tentunya adanya kekurangan, sambil berjalan kita bisa perbaiki atau ditambahkan, serta kita tingkatkan kualitas sarana prasarana kerjanya,"ungkap Budi.

Ia juga menegaskan, para pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Seribu harus lebih optimal dalam melayani masyarakat Kepulauan Seribu, sekaligus bisa fokus melakukan perbaikan pembangunan insfaktur yang ada di Kepulauan Seribu dalam rangka menyongsong Kepulauan Seribu menjadi Destinasi Wisata Dunia.

"Prinsipnya, saya sudah berkoordinasi dengan seluruh SKPD dan UKPD yang ada di Kepulauan Seribu, baik berkoordinasi dengan Inspektorat, terus dengan teman-teman BKD serta yang lainnya, kaitan dengan ketidak hadiran atau mangkirnya UKPD yang ada di Kepulauan Seribu, maka akan ditindak lanjuti dengan PP tentang kedisiplinan Pegawai," pungkasnya.

Sumber : http://beritapulauseribu.com/bpsc/berita-kantor-transit-pulau-seribu-akan-ditutup-pegawai-fokus-berkantor-di-pulau.html

Read More »


Deputi Pariwisata dan Kebudayaan, Sylviana Murni didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Provinsi DKI Jakarta meninjau sejumlah pulau resort di wilayah Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis (7/8/2014).
 
Informasi yang dihimpun beritapulauseribu.com, kunjungan Sylviana Murni ke Pulau Seribu pada pagi ini merupakan rangkaian dalam rangka operasi laut. "Ya benar pagi tadi Deputi Pariwisatan dan Kebudayaan beserta Asisten Ekbang Provinsi DKI Jakarta melakukan operasi laut di Pulau Seribu," ujar M. Yakub Danki Satpol PP Kepulauan Seribu.


Yakub menambahkan, adapun pulau yang akan di tinjau mantan orang nomor satu di Jakarta Pusat tersebut adalah beberapa pulau resort yang berada di Kelurahan Pulau Kelapa. "Saat ini beliau ada di Pulau bawah, kemudian ke Pulau Sepa, Pulau Putri, selanjutnya Pulau Genteng, dan terakhir ke Pulau kotok," katanya.

Sementara itu, Suheri anggota Satpol PP yang bertugas di Kelurahan Pulau Kelapa mengatakan hal yang sama. "Memang bener sekali, Deputi Pariwisata dan Kebudayaan akan melakukan operasi laut di Pulau Bawah dan dilanjutkan kesejumlah pulau lainya," ucap Suheri singkat.
 
 
 

Read More »

PT. Pos Indonesia berencana akan membuka kantor cabang di wilayah Kepulaun Seribu Selatan (KSS). Namun hal itu masih dipertimbangkan lantaran untuk membukan kantor cabang, perusahaan jasa pengiriman tersebut membutuhkan lahan kosong.

"Jika pemerintah mendukung dan menyediakan lahan atau tempat kosong, kami siap membuka Kantor Cabang di wilayah Kepulauan Seribu Selatan," kata Pupung Purnama, Kepala Area Ritel Pos Indonesia DKI Jakarta usai memberikan santunan di Pulau Panggang, Rabu (19/04/2014).

Menurutnya, Kantor Pos sangat memungkinkan bisa dibangun di wilayah Kepulauan Seribu Selatan. Pasalnya saat ini, kantor pos di Kepulauan Seribu hanya terdapat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu Utara.

"Kantor Pos dibutuhkan warga, apalagi saat ini banyak transaksi yang bisa dilakukan di kantor pos," ujarnya.

PT. Pos Indonesia, sambungnya, siap bersinergi dengan Kepulauan Seribu untuk ikut mengembangkan pariwisata di Kepulauan Seribu. Selain itu, dengan membangun Kantor Pos di Kepulauan Selatan, program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pos Indonesia bisa dirasakan seluruh masyarakat Kepulauan Seribu yang membutuhkan.

"Kami berharap nantinya benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat Kepulauan Seribu," katanya singkat.
 
 
 

Read More »

Sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, PT. Pos Indonesia memberikan santunan kepada anak-anak yatim di Pulau Panggang, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, Rabu (19/03/2014). Secara simbolis bantuan tersebut langsung diberikan kepada Yayasan Al-Hidayah yang kapasitasnya sebagai wadah pembinaan anak-anak yatim di Kelurahan Pulau Panggang.

"Kami sangat berterima kasih kepada PT. Pos Indonesia, karena kepeduliannya telah membantu anak-anak yatim di Pulau Panggang," kata As'ad Syafarudin, Ketua Yayasan Al-Hidayah Pulau Panggang.

Bunyamin, Kepala Kantor Pos Pulau Pramuka menjelaskan, pemberian santunan merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pos Indonesia disetiap wilayah kerja perusahaan jasa pengiriman tersebut. Pada kesempatan itu, selain memberikan santunan, pihak PT Pos yang berjumlah 20 orang itu, melakukan pengecekan Kantor Pos yang ada di Pulau Pramuka.

"Ini program CSR PT. Pos Indonesia Cabang Jakarta Utara, saat ini bentuknya santunan kepada anak-anak yatim yang ada di Pulau Panggang," ujar Bunyamin kepada beritapulauseribu.com.

Sementara Abdullah, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kabag Kesmas) Kepulauan Seribu yang turut hadir pada acara penyerahan bantuan tersebut mengatakan, pihaknya atas nama Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mengucapkan terima kasih kepada PT. Pos Indonesia yang telah peduli dan membantu masyarakat Kepulauan Seribu.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu, kami ucapkan terima kasih kepada PT. Pos Indonesia. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat khususnya anak-anak yatim di Pulau Panggang," jelas Abdullah.
 

Read More »


Pemerintah Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu kembali mengadakan kegiatan penukaran budaya pelajar dengan negeri Jepang. Dalam penukaran budaya pelajar kali ini sebanyak 11 siswa asal negeri Sakura ini langsung dihadirkan dalam kegiatan itu.

"Ada 11 siswa dari Jepang yang hadir dalam penukaran budaya pelajari, sementara untuk pelajar dari Kepulauan Seribu ada 24 untuk tingkat SD dan 26 siswa SMP," jelasnya Abdullah Kabag Kesmas saat dihubungi beritapulauseribu.com, selasa (18/03/2014)

Abdullah menambahkan, pemerintah sangat antusias dan menyambut baik kegiatan tersebut. Pasalnya, kegiatan yang sudah 4 kali dilakukan ini memiliki misi dan tujuan untuk saling mengenal dan mengetahui dalam hal semangat belajar diantara kedua negara. "Ini juga bisa menjadi motifasi pelajar-pelajar kita untuk senantiasa berani bermimpi," katanya.

Sementara itu, rijal (14) siswa SMP Pulau Pramuka mengaku bangga bisa dilibatkan dalam ajang kegiatan internasional tersebut. Menurutnya, selain bisa menambah pengalaman kegiatan ini dinilai juga sangat menyenangkan. "Gembira dan senang dengan datangnya pelajar dari jepang karena sebelumnya hanya melihat orang Jepang dari TV," ungkapnya dengan penuh kepolosan.



Read More »