Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

BTN Tanggung Biaya Plesiran Timnas 
Badan Tim Nasional (BTN) menanggung seluruh pengeluaran timnas Indonesia U-23 yang tengah menjalani 'pelesir' di Pulau Pelangi, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Total 29 yang terdiri 20 pemain dan sembilan ofisial, ikut serta dalam rombongan yang bersiap menuju SEA Games 2013 di Myanmar, awal Desember mendatang. Tim bertolak dari Hotel Sultan, Senin (25/11/13) siang.

Selama di Pulau Pelangi, tim mengikuti kegiatan yang bertujuan melepas penat sekaligus membangun kekompakan tim. Rombongan baru dijadwalkan kembali besok (27/11/13) siang. Selanjutnya tim akan menggelar latihan di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang, hingga keberangatan tim menuju Myanmar, 5 Desember 2013.

Pelesir di pulau pelangi dan latihan di SPH merupakan sentuhan tahap akhir menghadapi persaingan di SEA Games. Indonesia berada di grup B bersama Timor Leste, Thailand, Kamboja, dan tuan rumah Myanmar. Indonesia U-23 yang dilatih Rahmad Darmawan membidik gelar juara.

"Seluruh biaya ditanggung BTN dan juga PSSI. Jumlahnya kami rahasiakan. Yang jelas ada 20 pemain dan sembilan ofisial kesana," kata Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin Alamsyah.(*)

Read More »



Warga Kampung Baru Kelurahan Pulau Tidung Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dikejutkan dengan penemuan se-ekor Ular Sanca Kembang di Lokasi Wisata Saung Cemara Kasih. Kamis (27/11/2013).
Warga Kampung Baru Kelurahan Pulau Tidung Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dikejutkan dengan penemuan se-ekor Ular Sanca Kembang di Lokasi Wisata Saung Cemara Kasih. Kamis (27/11/2013).

Informasi yang di himpun beritapulauseribu.com, penemuan ular Sanca ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang bernama Aseng (40). Saat itu warga Kampung Baru tersebut sedang membakar rumput disemak-semak. Tiba-tiba sesosok ular Sanca Kembang muncul dihadapanya. "Lagi bakar sampah, eh tau-taunya ada ular," ujar Aseng warga RT 03/01.

Melihat adanya penampakan se-eokor ular Sanca tersebut, Aseng pun teriak dan memanggil warga. Beruntung teriakan Aseng didengar sejumlah warga yang tak jauh dari lokasi. Alhasil, ular yang memiliki panjang kurang lebih 5 meter dengan diemeter sekitar 20 cm tersebut berhasil tangkap dan dievakusi kedalam aquarium ikan. "Cukup lama kita tangkap, setelah itu kita simpan di aquarum ikan agar tidak membahayakan warga," jelasnya.

Belum ada rencana ular itu diserahkan kepada balai karantina hewan, hingga kini ular tersebut masih berada didalam aqurium milik Aseng dan menjadi tontonan warga Pulau Tidung. [Ahmad Zarkasih]


Sumber Berita: http://beritapulauseribu.com


Read More »

Mengusung konsep "Eco Resort, Learn and Enjoy From Nature & History", Pulau Bidadari terus mengembangkan destinasi wisatanya. Tidak hanya membidik wisata bahari, sebagai eco resort, Pulau Bidadari juga mengembangkan wisata edukasi.

Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin, mengatakan kunci dari eco resort adalah mengajak semua pemilik resort untuk melakukan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

"Eco resort, pembangunan yang berwawasan lingkungan supaya tujuan wisata bahari dan edukasi tercapai," kata Asep dalam Travel Agent Gathering di Pulau Bidadari, Kamis (3/10/2013).

Sesuai dengan konsep "Eco Resort, Learn and Enjoy From Nature & History", Pulau Bidadari menyediakan segala wisata yang berbau alam dan sejarah.

Salah satunya adalah program eduwisata "Ayo ke Laut!". Program ini dikhususkan untuk pelajar atau mahasiswa yang ingin mempelajari tentang ekosistem laut maupun tentang kelautan itu sendiri.


KOMPAS/HERU SRI KUMORO Benteng Martello di salah satu ujung Pulau Kelor, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Untuk wisata sejarah, pulau yang sempat dijadikan sebagai salah satu pusat pemerintahan Kepulauan Seribu pada zaman VOC dulu, Pulau Bidadari juga memiliki nilai sejarah yang besar. Ada salah satu peninggalan zaman Belanda yang masih ada sampai saat ini, yaitu Benteng Martello.

Di Pulau Bidadari, Anda juga dapat melakukan wisata lainnya seperti feeding dolphins, banana boat, canoe, atau bersepeda mengelilingi pulau.

Sumber : http://travel.kompas.com/


Read More »

Spesialis Pencuri di Pulau Seribu Dibekuk
Mapolres Kepulauan Seribu meringkus 3 pencuri emas milik guru teladan, Heni Banjar, di Pulau Pramuka RT 001/05, Kelurahan Pulau Panggang, Pulau Seribu. Pencurian tersebut terungkap saat salah satu pelaku, Bagustian (19) menjual hasil curian di Muara Angke.

"Saksi melihat hasil curian dijual di Muara Angke. Ditelusuri didapat 2 pelaku yang bekerja sama Muhilal (19) dan HYT (15)," kata Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Johanson R Simamora, Rabu (2/10/2013).

Emas senilai 50 juta dijual oleh pelaku seharga 25 juta. Selanjutnya uang hasil penjualan emas dibagi sesuai peran ketiga pelaku dalam melakukan pencurian. Pencurian tersebut berjalan mulus karena salah satu pelaku, Muhilal masih saudara korban.

"Bagus yang ambil barang kebagian Rp 13 juta, Muhilal (keponakan korban) Rp 9 juta dan HYT yang berjaga di depan rumah kebagian Rp 4 juta," tambah Johanson.

Sementara itu, pelaku Bagus mengaku ajakan mencuri datang dari Muhilal. Bagus juga menyesal saat mengetahui ternyata sang korban adalah mantan gurunya di Sekolah Dasar.

"Untuk foya-foya dan sebagian jadi barang. Itu guru Bahasa Indonesia saya waktu SD," kata Bagus.

Para pelaku sudah sering melakukan pencurian di rumah H. Heni. Tak hanya itu, 2 dari 3 pelaku pencurian, Bagus dan Muhilal adalah spesialis pembobol kotak amal Masjid di Pulau Seribu.

Kini pelaku harus mendekam di hotel prodeo milik Mapolres Pulau Seribu. Ketiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP dan ancaman kurungan minimal 5 tahun penjara. Namun untuk HYT yang masih dibawah umur diperbantukan dengan UU perlindungan anak. (Tya/Mvi)

Sumber : http://news.liputan6.com/

Read More »

Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta (Foto: Winda/Okezone)
Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta (Foto: Winda/Okezone)
JAKARTA- Wisatawan nampaknya semakin menggemari kawasan wisata Kepulauan Seribu. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah para wisatawan yang datang pada September 2013 dibandingkan periode sama tahun lalu.

Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin mengatakan pemerintah melakukan pengembangan destinasi wisata bahari dan edukasi mendalam di Kepulauan Seribu. Kepulauan Seribu masih jadi destinasi wisata yang digemari wisatawan Jakarta dan sekitarnya karena letaknya yang tidak jauh dari pusat kota.

"Untuk memajukan pariwisata di Kepulauan Seribu diperlukan sinergi antara berbagai aspek, seperti SDA, SDM, Investasi, Network dan Investor," ujarnya saat ditemui di Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta, (3/10/2013).

Rencananya di tahun 2014 nanti pemerintah akan memberikan penerangan di Pulau Onrust, Pulau Kayangan dan Pulau Kelor. Hal ini dilakukan untuk menarik wisatawan agar semakin giat berwisata di kawasan Kepulauan Seribu.

Selain keindahannya, Asep juga menambahkan bahwa Kepulauan Seribu memiliki Taman Nasional  dengan ekosistem di kedalaman laut 20 hingga 40 meter. Ada tiga ekosistem yaitu hutan pantai, hutan mangrove dan terumbu karang.

"Di Pulau Bidadari ini juga terdapat beberapa pohon yang jarang ada di Jakarta. Pohon tersebut dijaga agar bisa tetap bertahan," tukasnya.


Sumber : http://travel.okezone.com

Read More »


Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta (Foto: Winda/Okezone)
Pulau Bidadari, Kepulauan Seribu, Jakarta (Foto: Winda/Okezone)
JAKARTA - Suku Dinas Pariwisata Kepulauan Seribu optimis dapat menjadikan Kepulauan Seribu menjadi salah destinasi wisata yang nantinya akan sanggup bersaing dengan Bali. Hal ini terbukti dengan adanya perbaikan yang dilakukan di setiap dermaga, maupun pulau-pulau lainnya secara bertahap.

Kepulauan Seribu tengah melakukan perbenahan di pulau-pulaunya. Hal ini dilakukan agar Kepulauan Seribu dapat menarik lebih banyak lagi wisatawan.

"Di Tidung sendiri sudah hampir selesai. Sekarang disana sudah dipasangi lampu di sekitar jembatan cinta. Kita ingin menjadikan Dermaga Tidung nanti tak kalah dari dermaga yang ada di luar negeri," kata Jendri, Sudin Perhubungan Kepulauan Seribu kepada Okezone belum lama ini. Saat ini pihaknya terus menerus melakukan beberapa perbaikan di pulau-pulau seperti Tidung, Pramuka dan yang lainya

Meski belum menentukan target kapan perbaikan di Kepulauan Seribu akan selesai, Jendri yakin di akhir tahun ia dapat mengenalkan salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini sebagai destinasi yang tak kalah dari pulau Bali.

Ia pun optimis, bahwa nantinya Kepulauan Seribu akan berubah menjadi sebuah destinasi pariwisata laut yang tak akan kalah dari Pulau Bali. Letaknya yang dekat dengan Jakarta, menjadikan pulau ini lebih mudak dicapai. Hanya dengan menumpang kapal cepat dari Marina, Ancol, atau bisa pula melalui Muara Angke Jakarta Utara. 


Sumber :  http://travel.okezone.com/

Read More »

Pulau Onrust, Kepulauan Seribu (Foto: indonesia-tourism)
Pulau Onrust, Kepulauan Seribu (Foto: indonesia-tourism)
JAKARTA - Kepulauan Seribu menjadi alternatif bagi warga Jakarta yang ingin berwisata pantai namun tak ingin jauh dari pusat kota. Sayang, pantai-pantai di Kepulauan Seribu masih banyak yang tercemar sampah. Salah satunya adala Pulau Onrust, yang terkenal dengan peninggalan sejarahnya.

Sampah-sampah dari Jakarta tersapu ombak, dan mengotori pantai Pulau Onrust. Akibatnya, pulau yang terkenal dengan peninggalan VOC ini pun tak sedap dipandang.

Hal ini diakui oleh Bupati Kepulauan Seribu Asep Syarifudin. "Seharusnya ada yang mengawasi, tak hanya dari pemerintahan tapi juga pengelola pulau," ujarnya saat ditemui di Bidadari Eco Resort belum lama ini. Apalagi Pulau Onrust adalah pulau yang terdekat dengan Jakarta.

Meski masih terdapat tumpukan sampah di pulau ini, pemerintah Kepulauan seribu berjanji akan segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Secepatnya Pulau yang dikenal dengan julukan Pulau Kapal ini akan diperbaiki dari segi fasilitas, maupun sarana agar dapat membuat wisatawan nyaman berkunjung serta mempelajari sejarah yang ada di Pulau ini.

Pulau Onrust, dulunya merupakan pulau di masa kolonial Belanda. Pulau ini merupakan tempat yang sering dikunjungi oleh kapal kapal Belanda sebelum menuju Batavia. Pulau ini menyimpan sejarah bangsa berupa arkeologi pada masa kolonial Belanda dan sebuah rumah yang masih utuh yang kini dijadikan Museum Pulau Onrust. 


Sumber : http://travel.okezone.com/

Read More »


Kepolisian Resor Kepulauan Seribu mendukung program yang dilaksanakan Bupati Kepulauan Seribu, Asep Syarifudin. Pun demikian dengan Komando Rayon Militer (Koramil) 04/Kepulauan Seribu akan senantiasa membantu program kemasyarakatan yang dilaksanakan.

"Bagus sekali, program bupati yang dilaksanakan saat ini. Kami akan selalu mendukung, apapun kegiatan pak bupati saya selalu mengikuti," ungkap Wakpolres Kepulauan Seribu, Komisaris Polisi Mustakim, Minggu (6/10).

Menurut dia, program-prorgam bupati saat ini patut didukung dan diharapkan dapat bersinergi dengan kepolisian. "Beliau selalu melibatkan kami (kepolisian. red) dalam mengambil kebijakan. Ini sangat bersinergi," ungkapnya.

Sementara Danramil 04/Kepulauan Seribu, Kapten Inf Heru Susanto, mengatakan semua program bupati sebagai contoh yang harus di laksanakan oleh pemangku kepentingan di Kepulauan Seribu.

"Program bupati sangat baik sekali, selalu mengayomi masyarakat dan kepada anak buahnya. Dan ini dapat memicu kami untuk berbuat lebih baik lagi dalam mengayomi dan melayani masyarakat Kepulauan Seribu," ujarnya. [Ahmad Zarkasih]

Sumber : http://beritapulauseribu.com/berita-polisi-dan-tni-dukung-program-kemasyarakatan-bupati-pulau-seribu.html


Read More »

Sejumlah warga Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, tak dapat menyembunyikan rasa terkejut setelah mengetahui orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Seribu, H. Asep Syarifudin menginap di rumah dalah satu warga di kelurahan tersebut.

Sejumlah warga Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu Utara, tak dapat menyembunyikan rasa terkejut setelah mengetahui orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Seribu, H. Asep Syarifudin menginap di rumah dalah satu warga di kelurahan tersebut.

Menginap di rumah warga kurang mampu merupakan salah satu dari rangkaian program bupati untuk mendekatkan diri dengan warganya. Sebelumnya, ditemani sejumlah pejabat kabupaten, Asep melaksanakan shalat jumat. Dia juga menggelar dialog dengan warga pulau tersebut.

"Kaget aja, baru kali ini bupati mau nginep dirumah warga. Apalagi yang dipilihnya rumah warga yang kurang mampu," ujar Junaidi, Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Pulau Harapan, Jumat (4/10).

Junadi mengaku gembira memiliki pemimpin yang peduli dengan warganya. "Pemimpin harus begitu, kalau bisa jangan cuma bupati. Camat dan lurah juga harus menginap di rumah warga," ujarnya.

Tokoh Agama Kelurahan Pulau Pari, H. Nurjali menuturkan, sosok bupati Kepulauan Seribu saat ini sangat agamis dan mau berbaur dengan masyarakat. "Dia mau mendengarkan komentar dan keluhan warga. Kami sangat berharap ini kebaikan dan kemajuan pemimpin di Kepulauan Seribu," ucapanya. [Ahmad Zarkasih]

Sumber Berita: http://beritapulauseribu.com/berita-warga-terkejut-bupati-nginep-di-rumah-warga.html#ixzz2gxYDdOT9


Read More »

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso meminta agar segenap anggotanya yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Seribu mendukung penuh program pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu.
Pol PP harus memberikan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berlibur di wilayah Jakarta kepulauan ini. "Pol PP harus memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang berlibur ke sini (Kepulauan Seribu. red). Karena itu, saya dukung dan meminta anggota agar lebih siap melayani," tegas Kukuh yang melakukan kunjungan kerja di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jumat (19/04/2013).
Kukuh yang dilantik oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjadi Kasatpol PP DKI Jakarta pada Senin 15 April lalu ini mengajak para anggota Satpol PP untuk giat bertugas membantu rakyat dan melindungi rakyat. Ia juga mengatakan bahwa sistem kepemimpinan yang dipegangnya akan berbeda dibandingkan sebelumnya.
“Saya akan selalu berada di tengah-tengah teman-teman semua dan saya tidak mau seperti bos,” ujar Kukuh yang pada kesempatan kunjungan kerjanya ini ditemani Bupati Kepulauan Seribu, Achmad Ludfi. Lebih jauh, Kukuh menyampaikan pesan Gubernur DKI Jakarta agar anggota Satpol PP harus rajin turun ke lapangan.
Ia meminta agar para Satpol PP tidak lagi di belakang meja. Ia ingin anak buahnya sebagai garda terdepan dalam melindungi masyarakat setelah kepolisian. “Oleh karena itu, saya minta agar jajaran Satpol PP Kepulauan Seribu selalu berdiri di tengah-tengah masyarakat,” pesannya. (Zarkasih)

Read More »

Sejak perubahan dari Kecamatan menjadi Kabupaten, pembangunan di Kepulauan Seribu semakin pesat. Tak hanya wilayah daratan, pembangunan di atas perairan pun turut serta berkembang, seperti dermaga sandar, rumah tinggal di atas air dan keramba apung.

Alhasil, tak sedikit bangunan di atas air yang terbengkalai dan hancur termakan usia karena tidak terawat. Selain itu, pembangunan tersebut berpotensi menimbulkan kesemrawutan dan menjadi persoalan tersendiri bagi pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu.

Untuk membatasi pembangunan fisik di atas air, sekaligus meminimalisir kesan semrawut di perairan Kepulauan Seribu, Suku Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu akan melakukan penataan terhadap bangunan di atas air. Upaya apa yang akan dilakukan Sudin Perhubungan untuk mengendalikan pembangunan-pembangunan di atas perairan Kepulauan Seribu ? Berikut, petikan wawancara Beritapulauseribu.com dengan Kepala Suku Dinas Perhubungan Kepulauan Seribu, Murtiningsih.

Penataan seperti apa yang akan dilakukan terhadap bangunan di atas air ?

Ini terkait dengan Peraturan Daerah (Perda), kita akan lakukan penataan bangunan sesuai dengan fungsinya. Selain itu ijin bangunan juga akan kami periksa. Selain penataan, ke depan kita akan sosialisasikan terkait pungutan retribusi bangunan di atas air tersebut.

Bangunan apa saja yang akan menjadi sasaran penataan ?

Seluruh bangunan di atas air akan menjadi target kami, seperti dermaga baik di pulau pemukiman dan pulau-pulau wisata. Tak hanya dermaga, bangunan rumah yang difungsikan untuk tempat tinggal, restoran, bahkan keramba apung yang ada di Kepulauan Seribu akan kita tata dan periksa perijinannya.

Bagaimana mekanisme penentuan retribusi untuk setiap bangunan di atas air ?

Pada prosesnya nanti, akan dilakukan pengukuran terhadap bangunan tersebut. Selain itu, kita juga akan lihat surat ijin pendirian bangunannya. Setelah di data akan ditentukan retribusinya sesuai aturan yang berlaku.

Bagaimana untuk bangunan-bangunan yang tidak memiliki ijin pendirian ?

Sebelum pelaksanaan dilapangan, kami akan lakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada lurah, camat dan pengelola pulau-pulau wisata. Tidak menutup kemungkinan ada bangunan-bangunan di atas air yang nantinya akan ditertibkan, seperti bagan-bagan bambu yang tersebar dipinggir perairan daratan Jakarta. Selain menimbulkan kesan semrawut, juga mengganggu perlintasan kapal.

Imbauan apa yang diberikan ?

Ini terkait dengan penataan perairan Kepulauan Seribu, perlu ada aturan yang jelas terhadap pembangunan-pembangunan di atas air. Kerjasama semua pihak sangat kami harapkan, yang paling utama adalah kita samakan persepsi dulu. Ke depan, setiap pembangunan fisik di atas air harus memiliki ijin yang jelas.

Read More »

Polres Kepulauan Seribu mengamankan 7 pencuri Ikan Kerapu Macan di keramba ikan milik sejumlah warga. Penangkapan itu diakui polisi dilakukan secara kebetulan.

"Banyak warga yang kehilangan, namun tak ada yang berani melapor. Jadi ini ternyata, kebetulan ada yang ikan kerapu macan milik PT Pantara Wisata Jaya di Dermaga Pulau Macan, Kepulauan Seribu," kata Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Johansen Ronald di Mapolres Kepulauan Seribu, Selasa (17/9)

Johansen mengatakan, kejadian bermula saat dua karyawan PT Pantara bernama Wahyudin dan Ali Akbar sedang melakukan pengecekan keramba Ikan Kerapu Macan berjarak 100-200 m dari dermaga Pulau Macan. Mereka melihat keramba telah dirusak. Mengetahui kejanggalan di keramba ikan, kedua karyawan tersebut melaporkan ke Polsek Kepulauan Seribu Utara.

"Kejadian pencurian terjadi dua kali yaitu pada tanggal 22 Agustus 2013 yang dilakukan Fahrizal, Fahmi Bahri, Nur Hasan, Bahrikal dan kejadian pada tanggal 24 Agustus yang dilakukan oleh Feri Jaka Utama dan Hasrul. Sedangkan penampung hasil pencurian tersebut adalah Musa, mereka semua berdomisili di Kepulauan Seribu," jelasnya.

Sementara itu, salah satu tersangka, Fahrizal mengaku melakukan aksi bersama tiga orang lainnya, saat tengah malam. "Jam 12.00 selesai jam 02.00 WIB dini hari. Saya di atas buat tampung ikan. Dua Orang turun, sobek, ambil ikan. Saat kawan lain nyelam saya siapin jaring buat taruh ikannya," ungkap Fahrizal.

Kerugian akibat pencurian itu ditaksir senilai Rp 80 juta dari berbagai macam ikan. Harga ikan kerapu macan perkilo Rp 850 ribu. Atas tindakan tersebut mereka dikenai Pasal 363 KUHP dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.

Adapun barang bukti yang disita adalah 1 buah sampan, 2 buah masker selam, 1 buah jaring keramba yang telah dirusak, 2 buah tali tambang, dan 263 ekor ikan kerapu macan. [Liputan6]

Read More »

Direktorat Kepolisian Air Polda Metro Jaya mengamankan 91 imigran gelap asal Rohingya, Myanmar.

"Ditangkap di posisi kurang lebih 1 mil laut sebelah barat Pulau Rambut, Kepulauan Seribu, diperiksa dan ditangkap oleh petugas patroli jam 23.30 WIB semalam," Wakil Direktur Ditpol Air Polda Metro Jaya, AKBP Tedi JS Marbun, Selasa (17/9/2013). Mereka naik KM Usaha baru dari pelelangan ikan di Tanjung Pasir, Tangerang.

Kini, nahkoda kapal yang juga warga NTT, Palandang (53), dijadikan tersangka dan diamankan di Mako Ditpol Air Polda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

"Kapalnya, KM Usaha Baru, yang disewa untuk mengantarkan imigran ditahan juga. 1 nakhoda dan 2 ABK kita terus dalami. Saya kira ini ada jaringan yang sering antarkan lewat Pulau Christmas," jelas Tedi.

Sementara itu, salah seorang yang terjaring adalah warga negara Indonesia, Sri Wahyuni (44). Ia asal Cilacap, Jawa Tengah, dan mengaku ikut suaminya yang berasal untuk bermigrasi ke Australia. Anak mereka yang berusia 1 tahun juga ikut di kapal.

"Saya tinggal berpindah-pindah di beberapa daerah di Jawa Barat bersama suami saya," ungkap Sri. Salah seorang anggota Dirpolair Polda Metro Jaya mengatakan, Sri dan suaminya bertemu di Malaysia.

Para imigran gelap tersebut rencananya malam ini akan diserahkan ke pihak imigrasi untuk diproses lebih lanjut. Para imigran tersebut dikenakan pasal 120 ayat (1), ayat (2), pasal 114 ayat (2) UU RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian. [Liputan6]

Read More »

Setelah melalui sejumlah tahapan seleksi, akhirnya sebanyak 30 finalis terdiri 15 pria dan 15 wanita siap berlaga di malam pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu tahun 2013. Pemilihan akan diselenggarakan di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu Selatan pada 2 Juni 2013 mendatang.  
Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kepulauan Seribu Suwarto menuturkan, massa pendaftaran dibuka sejak 1 Maret-25 April. Hasilnya, sebanyak 191 peserta mendaftar terdiri dari 131 wanita dan 60 pria. Dari hasil seleksi pertama, terpilih 70 peserta terdiri dari 23 pria dan 47 wanita untuk mengikuti seleksi tahap II.

Seleksi tahap II dilangsungkan pada Minggu 28 April lalu. Dalam seleksi tahap kedua, para peserta menjalani tes psikotes dan wawancara. Mereka diseleksi kembali menjadi 30 peserta untuk menjadi finalis pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu tahun 2013. "Dari tahap pendaftaran hingga seleksi, peserta sangat antusias," ujar Suwarto, Rabu (1/5).

Menurut Suwarto, tempat pelaksanaan pada Pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Bila yang lalu pemilihan dilaksanakan di pulau resort, tahun ini akan dilaksanakan di pulau pemukiman. "Kita pilih Pulau Untung Jawa agar langsung disaksikan masyarakat," jelasnya.

Terkait kesempatan putra-putri pulau yang ikut dalam acara itu, Suwarto mengatakan, kesempatannya sama dan tidak dibedakan. Karena dia memastikan, kapasitas peserta dari pulau juga tidak kalah dengan peserta dari luar pulau. "Sama, semuanya memiliki kesempatan sama. Putra-putri kita juga siap bersaing untuk menjadi Abnon Jakarta Kepulauan Seribu tahun ini," tandasnya. [A. Furqon]

Sumber Berita: http://beritapulauseribu.com/berita-30-finalis-siap-rebut-abnon-jakarta-kepulauan-seribu-2013.html#ixzz2fianoPhx

Read More »

Selain memiliki potensi wisata alam bahari yang mempesona, ternyata Kabupaten Kepulauan Seribu juga memiliki potensi wisata relegi yang patut menjadi referensi untuk dikunjungi.

Satu dari sejumlah wisata bernuansa relegi itu terdapat di Pulau Panggang, Kepulauan Seribu Utara, yakni dua makam alim ulama yang konon dikenal adalah tokoh besar penyiar agama islam.

Habib Ali Bin Ahmad Bin Zen Al-Aidid dan Habib Hasan Bin Hasyim Al-Aidid merupakan dua tokoh besar itu, yang bahkan haul keduanya dilaksanakan besar-besaran hingga didatangi ribuan jamah dari sejumlah daerah di Indonesia.

Sayangnya, potensi wisata relegi itu belum digarap maksimal. Malah kondisi bangunan yang menaungi kedua makam ulama itu sangat memprihatinkan.

Sejumlah bagian dinding tampak retak dan bahkan atapnya nyaris ambruk. Hal serupa juga tampak pada bangunan Mushala di samping makam.

Ahli Waris Habib Ali Bin Ahmad Bin Zen Al-Aidid, Habib Zen Bin Habib Ali, yang juga warga setempat berharap kondisi ini mendapat perhatian pihak terkait.

Karena menurut dia, kedua makam alim ulama itu adalah warisan sejarah yang patut dilestarikan. "Kondisinya memprihatinkan, dan kami berharap ada perhatian untuk perbaikannya," ujarnya. (Buang Bahri)

Read More »


beritapulauseribu - Ribuan pengunjung wisata yang berlibur di Kawasan Wisata Jembatan Cinta Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan, Sabtu (4/5) menikmati pegelaran seni dan budaya masyarakat dari enam kelurahan di Kepulauan Seribu.

Atraksi dimulai dengan pempilan tari selamat datang oleh penari dari Sanggar Apung Kelurahan Pulau Panggang. Lalu, dilanjutkan dengan atraksi pendekar pencak silat dari Kelurahan Pulau Tidung, dan tak mau ketinggalan dan memukau penonton yakni penampilan gemulai tari suku bugis dari Kelurahan Pulau Kelapa. 

Ketua Pelaksana Kegiatan Didi Setiadi mengatakan, festival seni dan budaya ini bertujuan menanamkan kecintaan generasi muda Kepulauan Seribu dengan Seni dan Budayanya. Karena, kebudayaan dan kesenian merupakan identitas suatu wilayah dan harus dimilik. Lalu, kegiatan ini juga menjadi hiburan masyarakat sekaligus tontonan bagi pengunjung wisata yang sedang berlibur di Kawasan Wisata Jembatan Cinta di Pulau Tidung.

"Seni dan Budaya identitas satu wilayah, karenanya dengan festival ini kita coba mencari identitas Kepulauan Seribu. Ternyata, pelaku seni di Kepulauan Seribu tidak sedikit dan antusias mengikuti kegiatan ini," tutur Didi.

Selain seni dan budaya dari Kepulaun Seribu, kata dia, pagelaran juga diramaikan dengan atraksi teatrikal Hari Bangsaan dari Sanggar Tari Modern El dancer yang mengajak para penonton untuk ikut bersama menari. "Kita sengaja menampilkan tari modern agar menjadi motivasi pelaku seni dan budaya di Kepulauan Seribu," ujarnya.

Didi yang juga Ketua KNPI Kabupaten Kepulauan Seribu mengatakan, pagelaran seni dan budaya yang merupakan program kerja Unit Pelayanan Bahtera Jaya tahun 2013 ini dapat menjadi wadah apresiasi seni dan budaya Kepulauan Seribu yang nantinya dapat menjadi daya tarik dan mendukung aktivitas pariwisata.

Selama ini, sambungnya, bila Kepulauan Seribu hanya menjual wisata dari keindahan alam, lambat laun akan memudar. Namun, bila didukung dengan promosi seni dan budaya, pariwisata Kepulauan Seribu akan lebih berkembang, karena akan menjadi pilihan bagi pengunjung wisata yang datang.

"Kita lihat Pulau Bali, bila hanya mngandalkan keindahan alamnya akan ditingglkan. Namun, karena seni dan budayanya kuat, Bali hingga saat ini masih menjadi trandmark wisata di Indonesia," jelasnya.

Kepala UP Bahtera Jaya Juharto mengaku bangga dan berjanji akan menjadikan kegiatan Festival Seni dan Budaya ini sebagai agenda tahunan. Antusias peserta dan penonton mendorong dia untuk lebih meningkatkan kualitas atraksi yang ditampilkan. Sehingga, suatu saat nanti akan ditemukan seni dan budaya asli di Kepulauan Seribu.

"Dengan program kerja ini, Bahtera Jaya memfasilitasi pemuda dan remaja di Kepulauan Seribu untuk lebih menggali akar kesenian dan kebudayaannya. Selain itu, kegiatan juga merupakan upaya dukungan pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu," kata Juharto.

Selanjutnya, Juharto mengatakan, di tahun 2013 ini Bahtera Jaya memiliki sejumlah kegiatan yang berdampak langsung dalam pengembangan kreatifitas pemuda dan remaja di Kepulauan Seribu. Segmen kegiatan yang dilaksanakan mengakomodir hampir semua aktivitas kepemudaan dan remaja di Kepulauan Seribu.

"Bahkan, kegiatan itu juga mendukung upaya-upaya Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya, termasuk pengembangan potensi pariwisata," tandasnya. [af]

Read More »




Ratusan warga Pulau Panggang dan sejumlah pengunjung wisata menikmati suguhan atrasi budaya Hajatan Pulang Babang yang digelar Lab Teater Ciputat bekerja sama dengan SPKP Samo-samo Kepualauan Seribu dan Sanggar Apung, di Dermaga Utama Pulau Panggang dan Plasa Kabupaten Kepulauan Seribu di Pulau Pramuka, Sabtu (1/6).

Acara yang dihadiri Plt. Bupati Kepulauan Seribu, Djunaidi, menampilkan sejumlah kegiatan, seperti Pameran dan Bazar Produk Khas Pulo, Pementasan Teater, Lomba Ekspresi dan Kreasi Masyarakat Pulo, Diskusi Nilaiu Budaya dari Legenda dan Mitos Orang Pulo, Seremoni Hajatan Pulang Babang, Pentas seni dan Ritual Orang Pulo, dan Pementasan Teater Orang Pulo di Pulau Karang.

Warga Kelurahan Pulau Panggang, Sugiono mengatakan,dirinya mendambakan kegiatan Hajatan Pulang Babang, karena di acara Pulang Babang tersebut mengingatkannya kembali ketika keluarganya melaut sampai 1 minggu sampai satu bulan lamanya mencari ikan untuk kehidupannya pada masa lalunya.

"Saya mendambakan acara hajatan pulang babang ini dan saya sangat bersyukur adanya acara ini, sebab saya seakan teringat keluarga yang pergi melaut dan setelah mendapat ikan pulang kembali," ujarnya.

Sugiono berharap, kegiatan Pulang Babang dapat berlanjut agar masyarakat Kepulauan Seribu khususnya masyarakat Kelurahan Pulau Panggang terus mengingat sejarah dan budaya pulaunya. "Jangan berhenti, harus terus dilanjtkan acara ini bagus untuk melestarikan budaya kita yang mulai tersingkirkan," katanya.

Pimpinan Produksi Hajatan Pulang Babang, Ade Surya Wijaya mengatakan, Antusias warga dalam menghadiri pergelaran kegiatan Hajatan Pulang Babang membuatnya terharu bahkan dirinya sempat tercengang melihat warga menonton acara Hajatan Pulang Babang meski hujan deras.

"Alhamdulillah Program Pulang Babang telah dilalui, hingga sampai pada penghujung program Hajatan Pulang Babang, saya bangga kepada warga yang antusias menyaksikan Hajatan Pulang Babang, sampai saya sendiri tercengang melihatnya" ungkapnya.

Menurut dia, Hajatan Pulang Babang merupakan wujud untuk membangkitkan kembali ingatan masyarakat Kepulauan Seribu untuk membangun kembali kebersamaannya mengenalkan pada generasinya agar masyarakat tahu dan selalu menghargai sejarah dan akar budaya dan pentingnya memelihara alam sumber kehidupan terutama di laut.

"Melalui acara ini kita ingin tunjukkan pada masyarakat luar bahwa semua yang  disaksikan pernah ada dan bahwa semua itu pernah terjadi," jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, acara merupakan salah satu tradisi masyarakat pulau yang melaksanakan suatu hajat, seperti perkawinan, sunatan atau ritual lain setelah mereka lama melaut dan sudah mendapatkan rezeki. "Kegiatannya diawali atau dibuka dengan do'a syukur serta bentuk tradisi gotong royong yaitu Kampak Kayu," sebut Ade.

Ade Berharap, Semoga program Hajatan Pulang Babang tersebut bisa di teruskan kembali oleh warga Kelurahan Pulau Panggang demi menjaga budaya yang ada. "Sekarang kita berharapkan warga sendiri yang melanjutkan kegiatan ini dimasa mendatang. Kita siap membantu bia diperlukan," tandasnya.

Read More »

Gemerlap lampu hiasi perhelatan Malam Keakraban 30 finalis Abang dan None Jakarta kepulauan seribu di Rolling stone  cafe Jakarta Pusat, Selasa (28/5) malam. enerjik dan sangat menarik ke-30 finalis mengekfresikan kebolehan mereka masing-masing dan layak disaksikan pada grand final di Pulau Untung Jawa pada 2 Juni mendatang.

"Pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu sudah menjadi rutinitas tiap tahun. Kegiatan ini untuk menjaring duta wisata tentunya juga mempromosikan Kepulauan Seribu sebagai satu-satunya wilayah di DKI yang terkenal dengan wisata alam dan lautnya," ungkap Suwarto, Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu.

Menurutnya, sudah menjadi tugas Sudin Pariwisata untuk memperkenalkan serta mempromosikan lewat atraksi perlombaan Abnon yang tahun ini mengangkat budaya dan kearipan lokal Kepulauan Seribu untuk dikenalkan bukan saja di level nasional tetapi hingga internaisonal.

"Perlombaan Abnon ini sangatlah cocok untuk media dalam upaya mempromosikan wisata yang ada di Kepulauan Seribu. Sehingga dapat mengangkat wisata yang sudah ada serta mengajak bagi yang belum perna berlibur ke Kepulauan Seribu," ungkapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kepulauan Seribu, Djunaidi mengungkapkan, kegiatan ini bagian dari rangkaian menyambut HUT Kota Jakarta yang ke 486. "Selain mempromosikan wisata Kepulauan Seribu juga turut memeriakan HUT Kota Jakarta nanti," ungkapnya singkat.

Finalis Abnon asal Kepulauan Seribu Andi Hakim mengku bangga dan bahagia dapat berpartisipasi pada pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu tahun 2013. "Seneng, bisa ikut di kegiatan ini. Selain memambah wawasan soal wisata di Kepulauan Seribu juga bisa andil dalam upaya mempromosikan pulau kelahiran saya (Kepulauan Seribu)," ungkapnya.

Read More »



Setelah mengikuti rangkaian pemilihan, akhirnya Danang Ajianto Andhi dan Laksmita terpilih sebagai Abang dan None (Abnon) Jakarta Kepulauan Seribu Tahun 2013 pada Grand Final di Balai Kesenian Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Minggu (2/6) malam.

Sementara, Wakil I Abnon Jakarta Kepulauan Seribu 2013 diraih Fakhran Erifhata Ta'arif dan Tria Aryati Rahma, Wakil II Dito Muharam dan Sarah Dinnia, Harapan I Andi Hakim dan Ukhriatul Ambiyah, dan Harapan II diraih Riyan Setya Anggana dan Chyntia Dewi serta Abnon Jakarta Kepulauan Seribu Favorit direbut Ridwan Afrizaldi dan Alissa Amira.

Abang Jakarta Kepulauan Seribu 2013 terpilih, Danang Ajianto mengaku bahagia dan tidak menyangka dirinya mampu menjadi yang terbaik dalam event tersebut. Dia berjanji akan melakukan banyak guna peningkatan promosi pariwisata Kepulauan Seribu.

"Ga nyangka bisa terpilih dan akan mewakili Kepulauan Seribu ke pemilihan Abnon Jakarta 2013. Saya akan memberikan yang terbaik nanti," janji Danang seraya mengatakan, Kepulauan Seribu memilik banyak potensi utamanya pariwisata dan hal itu harus dipromosikan.

Kepala Sudin Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Seribu, Suwarto mengungkapkan, penyelenggaraan pemilihan Abnon Jakarta Kepulauan Seribu bertujuan melestarikan Budaya Betawi dan mencari generasi mudah yang memeliki potensi untuk berprestasi.

"Diharapkan abang dan none yang baru terpilih ini mampu menjadi duta wisata dan mempromosikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata bahari di Kota Jakarta," ungkap Suwarto.

Plt. Bupati Kepulauan Seribu, Djunaidi usai menyerahkan tropi dan hadiah kepada pemenang mengungkapkan, kegiatan ini merupakan wujud nyata partisipasi generasi mudah untuk membangun citra pariwisata bahari melaluli aspek-aspek budaya serta wisata bahari yang potensial. "Ini merupakan atraksi tahunan dan menjadi calender of event unggulan kabupaten kepulauan seribu," katanya.

Kegiatan, sambung dia, dikemas dengan nuansa budaya betawi sebagai aset budaya nasional dan nuansa kearifan lokal dengan nilai budayanya dikemas sesuai dengan kondisi modernitas masakini secara selaras dan harmonis. "Wisata Kepulauan Seribu harus terus dipromosikan dna Abnon juga berperan," tandasnya.

Read More »

Aktor tampan Vicky Nitinegoro mengaku kagum dengan keindahan wisata bahari di Kepulauan Seribu. Hal itu disampaikan Vicky saat mengunjungi Pulau Panggan, Kepulauan Seribu Utara, Kamis (6/6).

Kedatangan pesinetron ini langsung menarik perhatian warga. Bahkan, ibu-ibu dan sejumlah anak baru gede (ABG) sempat mencegat untuk berbincang dan berjabat tangan dengan Vicky sambil berfoto dengan telepon genggam.

"Mas Vicky foto dong," pinta Putri (12), salah satu abg yang tampak gembira bertemu dengan artis.

Putri mengaku, senang dengan kedatangan aktor tampan seperti Vicky Nitinegoro, karena baru pertama kali dirinya bisa melihat langsung. "Senang banget bisa ketemu artis ganteng, jadi kepengen peluk, ini baru pertama kali soalnya artis ganteng ke sini (Pulau Panggang)," ungkapnya.

Sementara Vicky Nitinegoro mengatakan, kedatangan ke pulau panggang itu sekadar berwisata, penduduk yang ada di Pulau Panggang memiliki antusias yang tinggi dalam menyambut wisatawan yang berkunjung di Kepulauan Seribu.

"Bangga banget melihat masayarakat di pulau ini, mereka ramah dan masyarakatnya pun sopan, saya senang datang kemari," ujarnya.

Vicky menambahkan, Pemandangan pulau wisata pemukiman sangat unik dan menarik, namun yang kurang masih banyak sampah yang harusnya dibersihkan dan masyarakat pun harus sadar dalam menjaga lingkungannya.

"Alangkah indahnya jika pulau itu bersih, sekarang aja banyak wisata yang berkunjung ke pulau, tapi masi banyak sampah berserakan di laut," tukasnya.

Read More »